Sekindo.id SERANG – Pembangunan saluran drainase menggunakan U-ditch sepanjang 207 meter di Desa Kadikaran, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, mendapat apresiasi dari warga setempat.
Infrastruktur yang dikerjakan CV Raja Dilfa Barqi tersebut diharapkan mampu memperlancar aliran air sekaligus mengurangi risiko genangan dan banjir saat hujan turun.
Bagi warga, pembangunan drainase ini menjadi harapan baru agar persoalan genangan air yang selama ini dikhawatirkan tidak lagi mengganggu kenyamanan lingkungan permukiman.
Salah seorang warga, Ida, mengaku bersyukur dengan adanya pembangunan saluran tersebut. Ia berharap pemasangan U-ditch dapat memberikan manfaat nyata, terutama ketika intensitas hujan meningkat.
“Dengan dibangunnya U-ditch ini, kami mengucapkan terima kasih. Semoga saat hujan turun, rumah kami tidak banjir,” ujar Ida.
Tak hanya mengapresiasi pemasangan saluran yang dinilai berlangsung cepat dan rapi, Ida juga menyoroti perhatian pihak pelaksana terhadap kondisi rumah warga yang terdampak selama pekerjaan berlangsung.
Menurutnya, bagian lantai halaman rumah yang mengalami dampak pengerjaan kembali dirapikan dengan plesteran setelah warga menyampaikan permintaan kepada pihak pelaksana.
Perhatian tersebut dinilai menjadi nilai tambah bagi masyarakat. Sebab, pekerjaan infrastruktur di kawasan permukiman tidak hanya berorientasi pada penyelesaian proyek fisik, tetapi juga perlu memperhatikan kenyamanan dan kondisi lingkungan tempat tinggal warga.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua RT 04, Alwanti. Ia menjelaskan bahwa aliran air di wilayah tersebut memiliki dua arah, yakni menuju hulu dan hilir, meskipun keduanya masih berada dalam satu jalur aliran.
Dengan kondisi tersebut, ia berharap keberadaan saluran U-ditch sepanjang 207 meter dapat membantu memperlancar pembuangan air dan meminimalkan potensi genangan ketika hujan mengguyur kawasan tersebut.
“Kami juga berterima kasih kepada CV Raja Dilfa Barqi. Mereka tidak hanya mengerjakan pemasangan U-ditch, tetapi juga menuruti permintaan warga agar bagian yang terdampak pekerjaan diplester kembali,” tuturnya.
Bagi masyarakat Desa Kadikaran, pembangunan drainase ini bukan sekadar proyek pemasangan beton sepanjang 207 meter.
Lebih dari itu, ada harapan besar agar persoalan genangan air dapat diminimalkan sehingga warga bisa menjalani aktivitas dengan lebih nyaman dan tidak lagi dihantui kekhawatiran rumah kebanjiran setiap kali hujan turun.
Meski mendapat apresiasi dari warga, manfaat pembangunan tersebut nantinya tentu akan terlihat dari kemampuan saluran dalam mengalirkan air, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
Bagindo Yakub.











