Berita

Kematian Pasien di Puskesmas Cisoka Disorot, Awak Media Coba Konfirmasi ke Dinkes Namun Diminta Temui Puskesmas

×

Kematian Pasien di Puskesmas Cisoka Disorot, Awak Media Coba Konfirmasi ke Dinkes Namun Diminta Temui Puskesmas

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonesia.id TANGERANG — Kematian Nopi Haerani, pasien yang meninggal dunia di Puskesmas Cisoka, Kabupaten Tangerang, terus menjadi perhatian.

Awak media berupaya menggali informasi dan meminta penjelasan dari pihak terkait untuk mendapatkan keterangan secara berimbang mengenai kejadian tersebut.

Click Here

Pada Senin (21/9/2026), awak media mendatangi Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang untuk meminta konfirmasi langsung kepada Kepala Dinas Kesehatan terkait meninggalnya pasien tersebut.

Namun, berdasarkan keterangan salah seorang petugas pelayanan, Kepala Dinas Kesehatan sedang tidak berada di tempat karena menjalankan tugas dinas luar.

Awak media kemudian dipertemukan dengan dr. Indri, salah seorang pegawai Dinas Kesehatan, yang didampingi rekannya.

Saat dimintai izin untuk melakukan wawancara dan meminta tanggapan resmi dari pihak Dinas Kesehatan, dr. Indri menyarankan agar awak media terlebih dahulu melakukan klarifikasi kepada pihak Puskesmas Cisoka.

“Tidak. Sebelumnya sudah melakukan klarifikasi apa belum ke pihak puskesmas? Silahkan klarifikasi dulu karena sudah ditunggu oleh Pak Camat,” kata dr. Indri kepada awak media, Senin (21/9/2026).

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada pihak Puskesmas Cisoka sebenarnya telah dilakukan awak media sejak Kamis (17/9/2026), atau pada hari kejadian.

Sekitar pukul 15.28 WIB, awak media mencoba menghubungi Kepala Puskesmas Cisoka melalui pesan WhatsApp untuk meminta keterangan terkait meninggalnya Nopi Haerani.

Namun, saat itu belum mendapatkan jawaban.

Awak media kemudian menghubungi Camat Cisoka setelah sebelumnya keluarga pasien, Ardi, menyebut nama Camat Cisoka dalam upaya meminta bantuan untuk menghubungkan pihak keluarga dengan RSUD Balaraja.

Camat Cisoka saat itu memberikan respons melalui WhatsApp.

“Waalaikumsalam, mangga kang Agi, wawancara langsung aja ya, saya lagi periksa kolestrol dulu. Paling besok pagi, sekalian saya cari info juga,” ungkap Camat Cisoka.

Tak berhenti melalui komunikasi daring, awak media kemudian mendatangi langsung Puskesmas Cisoka sekitar pukul 19.10 WIB untuk menggali informasi mengenai kejadian tersebut.

Di lokasi, awak media bertemu dengan salah seorang petugas keamanan. Awak media kemudian diminta memberikan nomor telepon untuk diteruskan kepada dokter yang menangani pasien.

Namun, setelah menunggu, tidak ada dokter yang menghubungi awak media pada malam tersebut.

Upaya konfirmasi kembali dilakukan keesokan harinya. Sekitar pukul 08.13 WIB, drg. Reta Rianti yang merupakan Kepala Puskesmas Cisoka membalas pesan WhatsApp dari awak media.

“Wa’alaikumsalam, silahkan pak saya ada di PKM hari ini sampai jam 14.00,” ujar drg. Reta Rianti.

Namun, pada saat itu awak media sedang memiliki kegiatan lain sehingga belum dapat menemui Kepala Puskesmas Cisoka secara langsung.

Awak media selanjutnya berupaya menjadwalkan kembali pertemuan dengan Kepala Puskesmas Cisoka maupun Camat Cisoka guna mendapatkan penjelasan lebih lengkap terkait meninggalnya Nopi Haerani.

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh penjelasan secara menyeluruh mengenai kronologi medis maupun pelayanan yang diterima pasien sebelum meninggal dunia.

Konfirmasi kepada pihak Puskesmas Cisoka, Camat Cisoka, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang tetap diperlukan agar informasi mengenai kasus tersebut dapat disampaikan secara utuh dan berimbang.

Pihak keluarga maupun instansi terkait masih memiliki ruang untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan atas kejadian tersebut.

Bagindo Yakub.