Sekilasindonesia.id CILEGON — Bukan sekadar kumpul penghobi, Lapak PMKM Martapura, Kota Cilegon, Sabtu (19/09/2026), berubah menjadi arena adu gengsi para pecinta merpati kolong. Sebanyak 212 burung merpati turun dalam Lomba Giringan B, memperebutkan total hadiah mencapai Rp4 juta.
Riuh para penghobi dan peserta mewarnai jalannya perlombaan.
Setiap burung yang dilepas menjadi perhatian, sementara para peserta harus menunjukkan kemampuan terbaik untuk menembus persaingan hingga babak akhir.
Ketua Panitia Lomba Giringan B, Harun Ar Rasyid, mengatakan perlombaan tersebut digelar sebagai wadah bagi para pecinta dan penghobi burung merpati, khususnya di Kota Cilegon.
“Alhamdulillah untuk kegiatan hari ini berjalan dengan lancar dan sampai menemukan para juaranya,” ujar Harun.
Ia mengungkapkan, kategori utama Lomba Giringan B diikuti sekitar 212 burung merpati.
Tak hanya itu, panitia juga menghadirkan kategori Perang Bintang yang diikuti sekitar 50 peserta.
Persaingan pun semakin menarik karena para peserta bukan hanya mengejar kemenangan, tetapi juga membawa nama dan gengsi masing-masing dalam komunitas penghobi merpati kolong.
Harun menjelaskan, peserta yang berhasil menembus posisi juara mendapatkan hadiah sekaligus penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka.
“Untuk pemenang, hadiah yang diberikan berupa hadiah, piala final dan piagam penghargaan,” katanya.
Untuk kategori Lomba Giringan B, penghargaan diberikan kepada juara pertama hingga keempat. Sedangkan pada kategori Perang Bintang, panitia memberikan penghargaan kepada juara pertama dan kedua.
Harun berharap kegiatan semacam ini tidak berhenti sebagai ajang perlombaan semata, tetapi dapat terus berkembang menjadi ruang positif bagi komunitas penghobi merpati kolong di Kota Cilegon.
“Harapannya, semoga untuk pecinta merpati kolong, khususnya di Kota Cilegon, tetap berjalan dengan lancar, tidak ada kendala dan semakin memajukan hobi para penghobi merpati,” pungkasnya.
Bagindo Yakub.











