Sekilasindonesia.id SERANG – Pondok Pesantren Modern Fatthusibyah, Kampung Cibawang, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, menggelar Pekan Pengenalan dan Pentas Seni dengan meriah di lapangan pondok pesantren, Minggu (23/08/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para santri untuk memperkenalkan berbagai potensi dan kreativitas mereka melalui beragam penampilan seni dan keterampilan.
Sebelum rangkaian pengenalan dan pentas seni dimulai, pihak pondok pesantren terlebih dahulu memberikan piala dan penghargaan kepada siswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas capaian dan kerja keras mereka dalam bidang pendidikan.
Kepala SMP Pondok Pesantren Modern Fatthusibyah, Ratulia, mengatakan kegiatan pengenalan dan pentas seni menjadi salah satu sarana untuk memberikan ruang kepada para siswa dalam mengembangkan bakat, kreativitas, keberanian, serta rasa percaya diri.
“Selain itu kami juga memberikan kebahagiaan dan rasa kangen bagi orang tua untuk mengunjungi putra putri sekaligus melihat penampilan pentas di atas panggung, ” paparnya.
Sementara itu, Husni, selaku pengasuh Pondok Pesantren Modern Fatthusibyah, turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari pembinaan santri, tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga dalam pengembangan karakter dan keterampilan.
Dalam pentas seni tersebut, para santri menampilkan berbagai pertunjukan yang menarik perhatian para hadirin. Penampilan di antaranya ceramah dalam tiga bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab.
Selain itu, para santri juga menampilkan marawis, pramuka, kabaret, dancer, serta berbagai pertunjukan seni lainnya.
Kemeriahan acara menunjukkan antusiasme para santri dalam mengikuti kegiatan sekaligus menjadi wadah untuk menunjukkan kemampuan yang telah mereka kembangkan selama berada di lingkungan Pondok Pesantren Modern Fatthusibyah.
“Melalui kegiatan tersebut, pihak pesantren berharap para santri semakin percaya diri, kreatif, berprestasi, serta mampu mengembangkan potensi mereka baik dalam bidang akademik maupun nonakademik., ” harap Husni.
Bagindo Yakub.











