Berita

Prabowo Saksikan Akad Massal 62.710 KPR FLPP, Tegaskan Komitmen Wujudkan Rumah Layak untuk Rakyat

×

Prabowo Saksikan Akad Massal 62.710 KPR FLPP, Tegaskan Komitmen Wujudkan Rumah Layak untuk Rakyat

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonesia.id BATANG – Presiden RI Prabowo Subianto menyaksikan pelaksanaan akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang diikuti oleh 62.710 penerima dari berbagai daerah di Indonesia, Kamis (30/07/2026).

Para penerima manfaat berasal dari beragam profesi, mulai dari guru sekolah dasar, tenaga kesehatan, buruh, petani, nelayan, hingga pengemudi ojek online.

Click Here

Akad massal tersebut digelar secara serentak di 165 titik yang tersebar di 372 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Program ini menjadi akad massal KPR FLPP ketiga yang diselenggarakan pemerintah.

Sebelumnya, akad massal pertama digelar pada 29 September 2025 dengan 26.000 penerima, sedangkan akad kedua pada 18 Desember 2025 diikuti 50.030 penerima.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya karena semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang memperoleh kesempatan memiliki rumah layak dengan harga terjangkau.

Sudah menjadi tekad kita agar seluruh warga Indonesia bisa memiliki rumah yang layak.

“Untuk itu kita bekerja keras dengan berbagai program, dan kita terus merencanakan serta memikirkan cara-cara terbaik untuk melipatgandakan jumlah rumah yang bisa dinikmati oleh rakyat kita,” ujar Prabowo.

Presiden menegaskan pemerintah tidak akan berhenti pada capaian tersebut.

Berbagai inovasi dan langkah percepatan akan terus dilakukan agar semakin banyak masyarakat, khususnya kelompok MBR, dapat segera memiliki hunian yang layak dan terjangkau.

Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan kebutuhan dasar masyarakat akan tempat tinggal.

Kuncinya adalah kerja sama. Kita semua adalah anak-anak Indonesia. Kita berada dalam satu keluarga besar, dalam satu kapal besar yang bernama NKRI.

“Dengan saling percaya, saling mendukung, saling mengisi, dan saling memperkuat, kita akan mencapai hal-hal yang besar,” katanya.

Menurut Presiden, kebutuhan akan hunian merupakan persoalan mendasar yang harus menjadi perhatian bersama.

Karena itu, pemerintah berkomitmen mempercepat pelaksanaan program perumahan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Saya tidak mau banyak berjanji. Namun, kita akan terus menjalankan rencana-rencana yang telah disusun. Kita akan bekerja dengan sangat cepat agar segera dapat memberikan hasil nyata kepada rakyat sekaligus menggerakkan ekonomi kita,” tegas Prabowo.

Bagindo Yakub.