Jeneponto, Sekindo.id – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti area samping Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Jeneponto, Kamis (21/5/2026). Puluhan warga tampak tertib mengantre untuk menikmati hidangan makan siang yang disediakan secara cuma-cuma dalam program rutin bertajuk “Kamis Manis” atau Kamis Makan Gratis.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WITA ini dihadiri langsung oleh Kapolres Jeneponto, AKBP Haryo Basuki, S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Jeneponto, Ny. Ratih Haryo. Keduanya terlihat turun langsung melayani penyajian makanan dan menyapa satu per satu warga yang hadir, menciptakan kedekatan yang akrab.
Program ini tidak hanya ditujukan bagi masyarakat yang sedang mengurus keperluan administrasi atau pelayanan di kantor polisi, namun terbuka untuk siapa saja. Mulai dari pengendara yang melintas di depan kompleks Mapolres, pedagang kaki lima, hingga ibu-ibu yang membawa anak kecil, semuanya dipersilakan bergabung menikmati hidangan yang disiapkan dengan sederhana namun penuh kehangatan.
Kapolres Jeneponto, AKBP Haryo Basuki, menjelaskan bahwa kegiatan ini telah berjalan rutin setiap minggu sebagai wujud nyata kehadiran kepolisian di tengah masyarakat.
“Kamis Manis ini adalah bentuk kepedulian kami sekaligus ungkapan rasa syukur. Kami ingin berbagi rezeki dengan sesama, terutama bagi mereka yang berkesempatan hadir atau sedang membutuhkan. Semoga hidangan sederhana ini membawa manfaat dan berkah bagi kita semua,” ujarnya.
Salah seorang warga yang kebetulan sedang melintas mengaku sangat terkejut, senang, sekaligus terharu mendapatkan perlakuan demikian. “Saya hanya lewat saja, lalu ditawari makan oleh Bapak Polisi. Rasanya sangat senang dan merasa diperhatikan. Polisi sekarang benar-benar dekat dengan rakyat. Semoga kegiatan baik ini bisa terus berlanjut,” ungkapnya dengan wajah berseri.
Program Kamis Manis kini menjadi salah satu kegiatan unggulan Polres Jeneponto. Selain menjadi sarana berbagi kebaikan, momen ini menjadi langkah strategis mempererat kedekatan emosional antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus sedikit meringankan beban warga di tengah kesibukan dan aktivitas sehari-hari.
(Amrianto)











