Berita

Model Ponsel Cisoka : Dari Modal Tabungan hingga Jadi Rujukan Warga, Infinix Paling Diburu

×

Model Ponsel Cisoka : Dari Modal Tabungan hingga Jadi Rujukan Warga, Infinix Paling Diburu

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonesia.id TANGERANG – Di kawasan Cisoka, tepatnya di Jl Raya Cisoka–Adiyasa dekat perapatan menuju gerbang Pasar Baru Cisoka, berdiri sebuah kios handphone bernama Model Ponsel yang kini menjadi salah satu tujuan utama masyarakat untuk membeli perangkat seluler dengan berbagai pilihan harga.

Kios milik Ko Edy yang akrab disapa Ko Locong ini telah berdiri sejak 2013.

Click Here

Berawal dari bekerja dengan orang lain dan menabung sedikit demi sedikit, Ko Locong akhirnya memberanikan diri membuka usaha sendiri di wilayah Cisoka.

Kini, usahanya berkembang dengan menyediakan berbagai merek ternama seperti Oppo, Vivo, iPhone, Samsung, Infinix, Tecno, hingga E-Tel.

Menariknya, dari sekian banyak merek yang tersedia, Infinix menjadi produk yang paling diminati masyarakat.

Selain dinilai memiliki kualitas yang baik, harga yang ditawarkan juga relatif terjangkau sehingga menjadi pilihan favorit konsumen di tengah kondisi ekonomi saat ini.

Saya usaha handphone mulai tahun 2013, awalnya bekerja dengan orang lain. Dari hasil nabung, saya coba buka usaha sendiri di Cisoka.

“Saat ini kami jual berbagai merek, dan yang paling laris sekarang Infinix,” ungkap Ko Locong saat diwawancarai.

Tak hanya menjual secara tunai, Model Ponsel juga menawarkan berbagai kemudahan bagi pelanggan melalui sistem kredit.

Kios ini bekerja sama dengan sejumlah aplikasi pembiayaan seperti Home Credit, Kredivo, Akulaku, dan Shopee.

Syaratnya pun cukup mudah, hanya dengan membawa KTP dan handphone untuk proses pendaftaran, pelanggan sudah bisa mengajukan kredit.

Ko Locong menjelaskan, pihaknya juga menyediakan skema kredit tanpa uang muka (DP) dengan bunga yang relatif ringan, sehingga memudahkan masyarakat untuk memiliki handphone tanpa harus membayar secara penuh di awal.

Namun demikian, ia mengakui bahwa kondisi pasar saat ini cukup menantang.

Kenaikan harga handphone yang dipengaruhi oleh inflasi dan nilai tukar dolar berdampak pada penurunan daya beli masyarakat.

Saat ini harga handphone memang naik, jadi penjualan sedikit menurun. Persaingan di Cisoka juga cukup ketat.

“Tapi kami tetap berusaha menarik pembeli dengan promo dan kredit tanpa DP,” jelasnya.

Bagindo Yakub.