Sekilasindonesia.id CILEGON – Dandim 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori, S.H., M.I.P., meninjau langsung pemasangan pipa air yang tengah dikerjakan untuk mengalirkan air dari Sungai Tumpang ke lahan pertanian warga di Kelurahan Panggung Rawi, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Kamis (09/04/2026).
Pemasangan pipa sepanjang kurang lebih 1 kilometer tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air bagi tiga kelompok tani, yakni Poktan Adem Ayem, Poktan Adem Pikir, dan Poktan Samandaran.
Total lahan pertanian yang akan terairi mencapai sekitar 100 hektare.
Selama ini, para petani setempat harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mendapatkan pasokan air guna mengairi sawah mereka.
Dengan adanya proyek pipanisasi ini, diharapkan dapat menjadi solusi atas keterbatasan air yang sudah berlangsung cukup lama.
Saat peninjauan berlangsung, proses pemasangan pipa masih dalam tahap pengerjaan.
Kehadiran jaringan pipa tersebut diharapkan mampu membuka kembali peluang optimalisasi lahan pertanian yang sebelumnya terkendala kekurangan air.
Warga setempat pun menyambut baik pembangunan tersebut.
Mereka mengaku telah menunggu solusi irigasi ini selama kurang lebih 25 tahun.
Harapan besar pun disampaikan agar proyek ini segera rampung dan dapat dimanfaatkan.
Dalam kesempatan itu, Dandim menekankan pentingnya perawatan bersama setelah fasilitas mulai difungsikan.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pipanisasi tidak hanya bergantung pada pembangunan, tetapi juga pada kebersamaan para petani dalam menjaga fasilitas tersebut.
“Pipanisasi ini akan optimal jika dirawat bersama. Kebersamaan petani menjadi kunci agar air terus mengalir ke sawah,” ujar Dandim.
Dengan adanya pipanisasi ini, diharapkan produktivitas pertanian meningkat dan beban biaya pengairan yang selama ini ditanggung petani dapat berkurang secara signifikan.
Bagindo Yakub.











