Sekilas Indonesia, Maros, Sulsel- Memasuki hari ketiga pelaksanaan Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Maros terus memperketat pengawasan di sejumlah titik rawan pelanggaran. Dalam operasi kali ini, puluhan pengendara terjaring razia, mulai dari pemberian teguran simpatik hingga penindakan tilang bagi pelanggar berat.
Personel gabungan dari Polres Maros menyisir para pengguna jalan yang tidak mematuhi aturan berlalu lintas. Fokus utama operasi hari ketiga ini menyasar pelanggaran kasat mata yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal.
Data dari lapangan menunjukkan, jenis pelanggaran didominasi oleh pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm standar serta penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong, berboncengan lebih dari satu orang serta TNKB tidak sesuai dengan peruntukannya. Tidak hanya kendaraan pribadi, angkutan umum yang melebihi kapasitas juga tak luput dari pemeriksaan petugas.
“Hingga hari ketiga ini, kami masih menemukan puluhan pengendara yang melanggar. Untuk pelanggaran ringan, kami kedepankan teguran humanis dan edukasi. Namun, bagi pelanggaran yang membahayakan nyawa orang lain, seperti melawan arus atau tidak menggunakan helm, langsung kami berikan tindakan tilang manual maupun elektronik.” Kata Kasat Lantas AKP Arafah, Rabu (4/2/2026).
“Sebanyak 32 pengendara kita berikan teguran dan 2 pengendara kita lakukan tilang ditempat,” ungkapnya.
Selain penindakan, Polres Maros juga membagikan brosur keselamatan kepada para sopir logistik dan pengendara motor guna meningkatkan kesadaran disiplin di jalan raya. Operasi Keselamatan ini direncanakan akan terus berlangsung hingga dua pekan ke depan.











