Sekilasindonesia.id JAKARTA — Partai Gerindra menegaskan kembali komitmennya dalam memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas menjelang peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang jatuh pada 3 Desember 2025.
Partai ini dikenal konsisten mengawal isu disabilitas sejak proses perumusan hingga pengesahan Undang-Undang Disabilitas tahun 2016 yang disahkan di DPR RI di Hotel Bidakara, (08/12/2025).
Ketua Panitia HDI 2025, dr. Sumarjati Arjoso, S.K.M, menyatakan bahwa peringatan ini menjadi momentum penting untuk menguatkan kesadaran publik mengenai hak, martabat, serta peran aktif penyandang disabilitas dalam pembangunan nasional.
“Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap 3 Desember menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran masyarakat tentang hak, martabat, dan peran aktif penyandang disabilitas dalam pembangunan bangsa,” ujarnya.
Tahun ini, Partai Gerindra mengusung tema “Meneguhkan Terwujudnya Ekosistem Inklusif untuk Pemberdayaan Disabilitas.
”Tema tersebut menegaskan bahwa penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berusaha dan menjadi mandiri.
Tema ini juga selaras dengan fokus HDI 2025 dari Kementerian Sosial yang mengangkat “Ekosistem Inklusi : Pendidikan dan Peluang Usaha Berbasis Disabilitas,” dengan penekanan pada kurasi produk disabilitas, pemasaran, serta pemberdayaan UMKM.
Sumarjati menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan HDI 2025 merupakan bentuk konkret dukungan Gerindra terhadap masyarakat disabilitas.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang kolaborasi, apresiasi, serta pemberdayaan bagi penyandang disabilitas untuk menunjukkan potensi dan kepemimpinan mereka.
Gerindra menegaskan bahwa perjuangan terhadap hak disabilitas bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang.
Sejak pengesahan UU Disabilitas 2016, Gerindra terlibat aktif dalam mendorong kebijakan inklusif, perlindungan hukum, dan keberpihakan terhadap penyandang disabilitas di berbagai sektor.
Tahun ini, puluhan komunitas disabilitas lintas kategori ikut berkolaborasi dalam penyelenggaraan HDI 2025.
Di antaranya PPDFI, HWDI, MTDFU, GERKATIN, PSAI, PPDI DKI Jakarta, YDKI, APDI, CAQUB, Daud Ministry, YaSDI, KDJ, Forum Tunanetra Fisabilillah, PORTADIN, Cerebral Palsy Community, dan banyak lainnya.
Setiap komunitas turut mengirimkan ketua dan liaison officer (LO) resmi sebagai penghubung dalam koordinasi kegiatan.
Dengan kolaborasi luas berbagai komunitas disabilitas dan dukungan penuh Partai Gerindra, peringatan HDI 2025 diharapkan menjadi momentum penting untuk mendorong terwujudnya Indonesia yang semakin inklusif dan berkeadilan.
Partai Gerindra menegaskan kembali misinya: memastikan penyandang disabilitas memiliki ruang yang luas untuk memimpin, berkarya, dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa.
Bagindo Yakub.











