BeritaDaerah

Kades Bojonegara Tutup Acara Satu Muharram : Harapan Besar untuk Pemuda Islami yang Berakhlakul Karimah

×

Kades Bojonegara Tutup Acara Satu Muharram : Harapan Besar untuk Pemuda Islami yang Berakhlakul Karimah

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonesia.id, || SERANG – Malam penutupan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram di Desa Bojonegara, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten, berlangsung khidmat dan penuh harapan.

Kepala Desa Bojonegara, Wawan Fauzan, SE, secara resmi menutup rangkaian kegiatan yang diwarnai lomba-lomba islami, tabligh akbar, santunan anak yatim dan pembagian piala serta berbagai partisipasi masyarakat dan lembaga desa.

Click Here

Dalam wawancara bersama wartawan, Wawan Fauzan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat, khususnya para anggota Karang Taruna, lembaga desa, dan masyarakat yang turut mensukseskan acara ini.

Penutupan malam ini bukan sekadar seremoni, tapi juga menjadi momen untuk mengambil hikmah.

“Harapan saya, apa yang telah dilombakan kemarin menjadi contoh untuk membentuk pemuda-pemudi yang berguna bagi agama, nusa, dan bangsa,” ujar Wawan, Jumat (18/07/2025) malam.

Ia juga menyampaikan bahwa para pemenang lomba tingkat desa akan dibimbing lebih lanjut agar siap mewakili Bojonegara dalam lomba tingkat kecamatan.

“Insyaallah, mereka yang juara akan dibina agar bisa tampil di tingkat kecamatan, ini bukan akhir, tapi awal untuk melahirkan generasi islami yang sholeh dan sholehah,” tambahnya.

Acara penutupan juga diisi dengan ceramah oleh KH. Ustad Mas’udi, Pengasuh Pondok Pesantren Masalikul Anwar, dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya pembinaan keimanan dan akhlak pemuda sebagai pilar masa depan desa.

Kegiatan ini adalah bentuk ikhtiar kita dalam membangun karakter generasi muda.

“Semoga anak-anak kita ke depan menjadi sosok yang bertakwa, bertanggung jawab, dan menjaga kebaikan desa Bojonegara,” kata Ustad Mas’udi.

Ustad Mas’udi juga berharap peringatan 1 Muharram ini menjadi semangat baru untuk meningkatkan pembelajaran agama di tengah masyarakat.

Bojonegara bisa menjadi desa yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, dengan pemuda-pemudi berakhlakul karimah.

“Mari jadikan momen ini sebagai dorongan untuk terus belajar dan memperkuat nilai-nilai keislaman,” tutupnya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan harapan besar agar semangat hijrah di tahun baru Islam ini membawa perubahan positif untuk Desa Bojonegara.

Bagindo Yakub.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *