DaerahUncategorized

Pemuda dan Mahasiswa Inginkan Kegiatan Sepak Bola Tetap Dilaksanakan Di Sawerigadi

×

Pemuda dan Mahasiswa Inginkan Kegiatan Sepak Bola Tetap Dilaksanakan Di Sawerigadi

Sebarkan artikel ini

MUNA BARAT, SEKINDO.ID – Pembatalan mendadak kejuaraan sepak bola antar desa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 telah memicu ketidakpuasan di kalangan pemuda dan mahasiswa setempat.

Para pemuda dan mahasiswa dari Kecamatan Sawerigadi, yang sangat menantikan kegiatan tersebut, memutuskan untuk mendatangi kantor camat guna menyampaikan aspirasi mereka. Mereka berharap agar kejuaraan sepak bola yang telah menjadi tradisi tahunan tetap dapat dilaksanakan.

Click Here

Camat Sawerigadi, Mustakim, menerima kedatangan para pemuda dan mahasiswa dengan tangan terbuka. “Saya apresiasi tindakan para pemuda. Terkait keinginan mereka, agar kegiatan sepak bola dapat digelar. Insya Allah, dalam waktu dekat saya akan rapat bersama seluruh kepala desa untuk membicarakan keinginan para pemuda hari ini,” ujar Mustakim pada Kamis (08/08).

Salah satu perwakilan pemuda, Eko Saputra dari Desa Kampobalano, menegaskan bahwa kegiatan tahunan seperti kejuaraan sepak bola sangat penting karena membawa dampak positif bagi masyarakat.

“Ada kegiatan kecamatan di setiap tahun menjelang HUT RI itu sangat bermanfaat dan memberi dampak positif, seperti membantu pertumbuhan ekonomi bagi para pedagang, mempererat silaturahmi, dan pastinya setiap desa jadi ramai karena ada kegiatan,” jelas Eko.

Eko juga menjelaskan bahwa sebelumnya kegiatan sepak bola sudah diumumkan akan digelar. Namun, keputusan mendadak untuk membatalkan kegiatan tersebut mengecewakan banyak pihak.

“Semua pemuda dan warga di seluruh Kecamatan Sawerigadi sudah tahu akan digelar sepak bola, bahkan sudah ada yang telah melakukan kegiatan latihan dan laga persahabatan. Namun tiba-tiba sepak bola dibatalkan,” ungkap Eko.

Pemuda lainnya, Harmi dari Desa Ondoke (Warondo), menyuarakan harapan yang sama. “Kami berharap kegiatan sepak bola dapat dilaksanakan, jangan hanya lomba bola gotong yang dilaksanakan,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Aldef, pemuda Desa Lawada Jaya, yang menegaskan pentingnya kegiatan tersebut bagi para pemuda. “Hari ini datang menemui pak camat agar kegiatan sepak bola di Kecamatan Sawerigadi dapat dilakukan. Ini adalah harapan dan keinginan para pemuda dan mahasiswa Sawerigadi,” katanya.

La Ode Irwan, pemuda dari Desa Lakalamba, juga berharap agar kejuaraan sepak bola tetap dilaksanakan. “Setiap tahun sepak bola dilaksanakan. Masa tahun ini tidak? Perayaan hari ulang tahun negara kita seharusnya dirayakan dengan riang gembira seperti dulu. Jadi kami berharap dan inginkan kegiatan sepak bola dapat dilaksanakan,” tutupnya.

Keputusan akhir mengenai pelaksanaan kejuaraan sepak bola ini akan dibahas dalam rapat yang direncanakan oleh Camat Mustakim bersama kepala desa setempat. Warga berharap hasil rapat tersebut akan mengakomodasi keinginan mereka dan menghidupkan kembali semangat kemerdekaan melalui kegiatan yang mereka cintai. (Sacriel).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *