Takalar, Sekilas Indonesia | Dalam rangka memeriahkan perayaan ulang tahun Kabupaten Takalar yang ke-64, berbagai kegiatan digelar termasuk Takalar Expo Pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pasar murah.
Salah satu kegiatan menarik adalah partisipasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar dalam memperkenalkan produk-produk hasil karya warga binaan.
Beragam produk unik hasil karya warga binaan, mulai dari bunga hias, bingkai foto, tas rajut, roti, goody bag, hingga songkok anyam, dipamerkan di tenan Lapas Takalar.
Kepala Lapas Takalar, Ashari, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memperkenalkan produk-produk tersebut kepada masyarakat, serta merubah pandangan mereka terhadap Lapas.
Menurut Ashari, kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkenalkan Lapas sebagai tempat yang tidak hanya mendisiplinkan, namun juga memberikan keterampilan kepada warga binaan.
“Kami tidak hanya membina akhlak mereka, tetapi juga memberikan keterampilan agar mereka dapat mandiri,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ashari menjelaskan bahwa peran Lapas tidak hanya terbatas pada masa penahanan, melainkan juga mempersiapkan warga binaan untuk kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan yang diperoleh selama di dalam.
“Kami memberikan pembinaan keterampilan agar mereka memiliki kemampuan untuk bekerja atau memulai usaha mandiri setelah bebas,” tambahnya.
Ashari juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Takalar atas undangan dan dukungannya dalam kegiatan Takalar Expo Pameran UMKM di Lapangan H. Makkatang Dg. Sibali.
“Ini adalah bentuk perhatian Pemerintah Takalar kepada warga binaan kami di Lapas Takalar,” ungkapnya.
(Suherman Tangngaji)











