Daerah

Gelar Coffee Morning” Bupati Dendi Sampaikan Tiga Hal

×

Gelar Coffee Morning” Bupati Dendi Sampaikan Tiga Hal

Sebarkan artikel ini

Sekilas Indonesia | PESAWARAN

Untuk mengantisipasi puncak kepadatan kendaraan saat libur akhir tahun pada 31 desember 2023 dan tahun baru 1 januari 2024 di daerah wisata. Bupati Pesawaran Dr. Dendi Ramadhona bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pesawaran menggelar “Coffee Morning” untuk membahas kesiapan dalam menghadapi Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di Aula Pemkab Pesawaran, Jumat (15/12/23).

Click Here

“Bertepatan dengan libur panjang anak sekolah dan cuti nasional, kami minta seluruh jajaran untuk siap siaga menghadapi lonjakan kendaraan terutama di kawasan wisata pesisir Kecamatan Teluk Pandan terlebih di Pantai Mutun dan Dermaga Ketapang,” kata Bupati Dendi.

Menurut Bupati, untuk mengantisipasi di daerah rawan kecelakaan dan rawan kemacetan terutama pada daerah perbaikan jalan.

Bupati juga mengimbau, agar BPBD membuat sebuah forum bersama Forkompimda agar berkolaborasi dengan BMKG dan BPBD Provinsi Lampung serta Basarnas untuk memantau kondisi cuaca.

Bupati juga menyinggung terkait pelaksanaan tahapan Pemilu 2024. Dia meminta jajaran Pemkab dan panitia pengawas pemilu untuk menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang ditempatkan tidak sesuai ketentuan.

Dalam diskusi tersebut, Bupati juga membahas terkait perundungan, dan untuk itu dia meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kesbangpol dan P3AP3KP Kabupaten Pesawaran agar segera melaksanakan program khusus anti perundungan.

“Laksanakan pembinaan kepada sekolah – sekolah. Berikan penyuluhan pendidikan tentang budi pekerti termasuk juga pada tenaga pendidik agar tidak ada waktu kosong,” imbaunya.

Sementara, Kapolres Pesawaran, AKBP Maya Henny Hitijahubessy diwakili Wakapolres Pesawaran Kompol Muhammad Riza mengatakan dalam menghadapi persiapan Nataru dan cuaca ekstrem. Pihaknya akan menyiapkan personil yang on call, siap sedia dalam segala situasi.

Dalam Pemilu, Wakapolres menilai secara umum Pemilu di Kabupaten Pesawaran tergolong “agak keras” dan termasuk dalam “dapil neraka”. Dirinya mengajak seluruh pihak bersama jajaran TNI agar dikalkulasi potensi gesekan antar pendukung serta menerapkan cooling sistem untuk meredam gejolak.

Hadir dalam kegiatan, Sekretaris Daerah dan Jajaran Kepala OPD di Lingkup Pemkab Pesawaran, Kepala BPN Kabupaten Pesawaran, Kepala Pengadilan Negeri Pesawaran, Kepala BPS Kabupaten Pesawaran, Kejari Pesawaran di wakili Kasubagbin, Dandim 0421 Lamsel diwakili Pabung, Danyon 9 Brigif 4 diwakili Danki Harimau dan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran diwakili Kasubag TU. (Indra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *