TAKALAR, SEKILASINDONESIA. ID –Berbagai cara yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar dalam mencegah penularan Virus Covid -19 pada siswa,mulai dari belajar Dalam Jaringan (Daring) maupun Luar Jaringan (Luring) serta menaati aturan Protokol Kesehatan.

Namun, cara itu kurang efektif karena sebagian siswa belum memiliki Hp Android. Untuk itulah kami dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mencari cara yg efektif untuk memudahkan siswa tetap belajar dengan bekerja sama dengan pihak Radio Suara Lipang Bajeng 98,8 FM Dengan Program KE UDARA (kelas Udara). Namun sebelumnya, kita melakukan seleksi guru yang mampu menjadi narasumber dari 10 Kecamatan di Kabupaten Takalar dengan menguasai mata Pelajaran yang di ajarkan pada siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kegiatan penyeleksian sebagai Narasumber dibagi menjadi 2 gelombang yang berlangsung selama 2 hari. Gelombang Pertama dimulai sejak kemarin Sabtu (13/02/2021) dan gelombang Kedua hari ini Senin (15/02/2021) dan tempat pelaksanaan di SD Negeri 1 Centre Pattallassang
“Semoga dalam penyeleksian di 10 Kecamatan ini sebagai Narasumber atau Pemateri Pelajaran dapat berjalan dengan Lancar dan tenaga pendidik yang lolos nantinya mampu memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang mata pelajaran yang diajarkan melalui metode belajar melalui udara/Radio..Amin,” harap Drs Irwan, Senin, (15/02/2021).
Drs. Irwan juga memaparkan beberapa tujuan adanya program kelas melalui udara/Radio dan belajar dirumah yakni :
– Memastikan pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan selama darurat Covid-19
– Melindungi warga satuan pendidikan dan dampak buruk Covid -19
– Mencegah penyebaran dan penularan covid -19 di satuan pendidikan
– Memastikan pemenuhan dukungan psikososial bagi pendidik, Peserta didik dan orang tua/wali, Tutup Kadis pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar.
Pantauan Crew Sekilas Indonesia bahwa hasil seleksi Narasumber/Pemateri pelajaran yakni kemarin ada 33 guru yang diseleksi yang lolos sebanyak 15 orang dan hari ini ada 32 guru yang diseleksi dan yang lolos sebanyak 21 orang.
Reporter : Suherman, S.Pd.











