Daerah

Dinkes Jeneponto Gelar Pertemuan Orientasi Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku Lintas Sektor.

×

Dinkes Jeneponto Gelar Pertemuan Orientasi Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku Lintas Sektor.

Sebarkan artikel ini

JENEPONTO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Menggelar pertemuan Orientasi Strategis Komunikasi Perubahan Perilaku bagi lintas sektor di daerah locus stunting.

Kegiatan tersebut, dilaksanakan di aula kantor dinas kesehatan, selama dua hari, yakni dari tanggal 21 sampai 22 Oktober 2020.

Click Here

Adapun dua narasumber dari dinas kesehatan provensi sulsel yakni Sri Wahyuni, SKM, M,kes bersama A. Khaerani Syahrani Hakim, SKM, M, Kes dan dinas kesehatan jeneponto.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto, Syusanti Mansyur, Menyampaikan dalam sambutanya, strategis komunikasi perilaku dalam percepatan pencegahan stunting dikabupaten jeneponto, dimana disusun mengacu pada strategi Nasional percepatan yang terdiri dari lima pilar.

“Tujuanya strategi komunikasi perubahan perilaku percepatan pencegahan stunting, terlaksananya peningkatan kapasitas komunikasi antara pribadi bagi tenaga kesehatan dipuskesmas dan tenaga kader posyandu dalam upaya pencengahan stuting pada semua kelompok sasaran,” katanya.

Sementara Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Jeneponto Kamal, Menggatakan kegiatan orientasi strategis komunikasi lintas sektor dalam perilaku pencengahan stunting, dimana kita melatih tenaga tenaga lintas program yang ada dipuskesmas.

“Untuk ikut berkaloborasi dalam penyelesaian masalah stunting dikabupaten Jeneponto, karna kita mau kordinasi lintas program dengan membangun langkah langkah penyelesaian masalah stunting,” ucap kamal kepada media, Kamis (22/10/2020).

Kamal juga berharap, bahwa upaya dilaksanakan kegiatan ini agar nantinya para peserta dapat diterapkan atau diaplikasikan ditengah tengah masyarakat.

“Semoga para peserta, ilmu yang didapatkan disini dapat diamalkan ditengah tengah masyarakat, karna harapan kita bagaimana orang orang ini dapat mengerakan masyarakat supaya betul betul apa yang diperoleh ini dapat diaplikasikan, sehingga mereka bisa tau, mau dan mampu mengatasi permasalah ini,” harap kabid kesma dinas kesehatan itu.

Adapun peserta dari lima puskesma locus stunting, kecamatan bontoramba, rumbia, tarowang, bontomatene turatea dan dinas kesehatan kabupaten Jeneponto.

Reporter : Firman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *