DaerahHot News

Indikasi tindak pidana korupsi Dinas Kesehatan-Gowa, Gerak Misi Lakukan Unjuk Rasa

×

Indikasi tindak pidana korupsi Dinas Kesehatan-Gowa, Gerak Misi Lakukan Unjuk Rasa

Sebarkan artikel ini

GOWA – Sejumlah mahasiswa dan pemuda di Sul-Sel yang tergabung dalam satu organisasi yaitu Gerakan Rakyat dan Mahasiswa Indonesia (Gerak Misi) melakukan aksi unjuk rasa tepat di depan Dinas Kesehatan Kab. Gowa dan di Kejaksaan Negeri Gowa, Jumat, (6/3/2020).

Terlihat beberapa oknum kepolisian berjaga-jaga di titik aksi demonstrasi untuk melalukan pengamanan

Click Here

Pimpinan aksi, Ai’ Ca’Nung dalam orasinya mengatakan bahwa aksi yang dilakukannya menjadi aksi yang ketiga kalinya, tetapi kepala dinas kesehatan Gowa tidak pernah mau menemui peserta aksi, ucap Ai’Ca’nung.

Lanjut Ai’ Ca’nung, “indikasi tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh dinas kesehatan kabupaten Gowa terkait dengan anggaran non kapitasi sudah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat dan kami sudah melaporkan kasus ini di kejaksaan negeri Gowa tapi sampai saat ini kasus ini kami indikasi bahwa kasi ini akan mangkrak dalam penanganan”.

Aksi yang berlangsung cukup lama tersebut menarik perhatian masyarakat yang melintas di lokasi aksi.

Fahim Rumbu selaku koordinator lapangan dalam orasinya juga mempertegas bahwa kejaksaan negeri Gowa jangan lemah dalam menangani kasus dan kepala dinas kesehatan kabupaten Gowa harus turun dari jabatannya karena menganggap bahwa kepala dinas kesehatan kabupaten Gowa sangat mencederai nama baik kabupaten Gowa.

Pada saat di titik aksi yang kedua tepatnya di depan kantor kejaksaan negeri Gowa, kasipidum menemui peserta aksi tetapi peserta aksi menolak untuk melakukan audiens dengan kasipidum.

“Sesuai dengan hasil konsolidasi yang sudah kami lakukan, kami ingin bertemu dengan kepala Kejaksaan negeri Gowa dan Kasipidsus untuk mempertanyakan kembali bagaimana penanganan indikasi kasus tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh dinas kesehatan kabupaten Gowa. Tetapi kenapa kemudian kasipidum yang menemui kami ?, Apakah dia takut untuk menemui peserta aksi ?, tegas salah satu peserta aksi.

Setelah beberapa peserta aksi menyampaikan orasinya, Jenderal lapangan Ai’ Ca’Nung mengakhiri aksi itu dengan mengatakan bahwa aksi ini merupakan jilid ke tiga dan kami akan melakukan aksi selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *