LEBAK, SEKILASINDO.COM — Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kecamatan Malingping menyikapi isu penampakan kepala dengan usus terburai (Kun-nyang) sebagai hoax, bahkan meminta diusut siapa penyebar isu yang berdampak membuat keresahan kepada warga Malingping.
KH Idin, Ketua FSPP Malingping menuturkan isu Kun-nyang merupakan setan perusak iman penebar fitnah, sehingga meresahkan dan harus diusut dari siapa awalnya.

“Kun-Nyang itu termasuk balad tentara syetan, sedangkan syetan perusak iman, akidah, keyakinan dan penebar pitnah, makanya jangan di biarkan harus di kikis habis, di kupas tuntas sampai ke akar-akarnya dari mana dan dari siapa munculnya isu tersebut,” ujarnya.
Meski dirinya tidak menampik setan atau mahluk ghaib itu ada, tetapi KH Idin menyebutkan manusia berperilaku setan lah yang lebih berbahaya.
“Saya yakin setan itu ada, bahkan jumlahnya pun lebih banyak dari manusia, cuma yang paling berbahaya ialah syetan yang berwajah manusia, contohnya manusia penebar pitnah, pembawa kabar bohong (HOAX),” tegasnya.
Terpisah, Rudi warga Desa Sumberwaras mengaku geram dan dirugikan dengan adanya isu Kun-Nyang, karena dengan adanya isu tersebut, selain banyak warga yang memasang paku dan botol, adiknya pun tidak berani pergi mengaji karena takut.
“Aduhhh gara-gara isu Kun-Nyang, warga pada masang botol dan paku, bahkan adik saya tidak mau pergi ngaji karena takut, kemarin mah saya sempat cabut-cabutin botol yang ada,” tukasnya. (Bcx)











