MAKASSAR,- Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL Raya) Koordinator Universitas Muhammadiya Makassar distribusikan bantuan paket sembako di beberapa panti asuhan di bilangan Manuruki, Kecamatan Tamalate Makassar, Jumat 22/01 sore tadi.
Ditemui Kabid Humas PKPT IPMIL Raya Unismuh Makassar, Riswan Menyatakan pihaknya khawatir dengan kondisi ekonomi Negara dikuartal ke III minus hingga 3,49 %. Atas hal tersebut iapun menyorot penurunan daya beli masyarakat akibat pandemi Covid 19 yang berkepanjangan.
” Melihat kondisi Negara yang serba tidak pasti mengatasi pandemi, tentunya sangat berimbas kepada daya beli masyarakat, kita tau akibat wabah, ekonomi Negara kita masih minus di kuartal terakhir sebesar 3,49% ” ujarnya
Lanjut, Riswan pun menerangkan jika pihaknya menggelar bakti sosial tepat di hari jumat merupakan sinyal kepada element masyarakat lainnya akan pentingya membantu masyarakat yang kian hari semakin terpuruk secara ekonomi. Kendati demikian menurutnya kekosongan pemerintah ditengah masyarakat mesti diisi oleh element masyarakat sendiri tanpa mengharapkan bantuan dari Pemerintah.
” Bakti Sosial ini hanya mengisi kekosongan pemerintah, sekaligus mengingatkan element masyarakat lainya untuk mengisi kekosongan ini ” tambahnya.
Sementara itu, Riswan menyatakan jika pemerintah tengah disibukkan dengan penanganan bencana diberbagai wilayah Indonesia. Sehingga hal tersebut membuat konsentrasi pemerintah terbagi kepada masyarakat.
” Sementara Pemerintah telah menyatakan Indonesia darurat bencana, jadi ini mebuat konsentrasi pemerintah sendiri terbagi, jadi tidak mesti segala persoalan sosial selalu dibebankan kepada Negara, akan tetapi organisasi kemahasiswaan mesti hadir mengisi kekosongan ini ”.(*)












