NABIRE-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nabire Salmon Pigai, S.Sos, M.Si bersama Andreas Heluka meninjau pekerjaan Site Development Fasilitas Regasifikasi LNG lokasi Nabire. Jumat (15/05/20)
Salmon Pigai dalam kunjungannya ke lokasi pekerjaan milik PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Papua tersebut untuk melihat langsung progres pelaksanaan yang sedang berjalan serta menindak lanjuti pasca adanya laporan dari sejumlah warga terkait penggunaan material yang di duga tidak sesuai standar hasil uji Laboratorium.
Salmon menambahkan keluhan tersebut membuktikan adanya rasa tanggung jawab serta peran warga terhadap pembangunan di nabire serta keluhan itu di sampaikan warga karena rasa tanggung jawab dan rasa memiliki.
“Saya rasa itu bagus karena pembangunan itu memerlukan sinergitas antara pemerintah dan masyarakat,” Ungkapnya
“Secara umum pelaksanaan pekerjaan cukup baik namun kita tetap mengingatkan kepada KSO PT. PLN Tarakan – PT. Rekadaya Elektrika selaku pelaksana kegiatan proyek tersebut untuk tetap memakai material timbunan yang kualitas baik berdasarkan pengujian timbunan pilihan yang di keluarkan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” Tegas Salmon
Hal senada di ungkapkan Andreas Heluka, apa yang disampaikan warga tidak bisa di abaikan begitu saja ini aspirasi warga,sehingga kami datang agar masyarakat tidak merasa di abaikan oleh DPRD dan kami bekerja sesuai dengan tahapan dan mekanisme yang ada.
Sementara itu, Eka selaku perwakilan PT. Rekadaya Elektrika mengatakan pihaknya telah melakukan Uji Laboratorium dan hasilnya sudah sesuai dengan standar yang di tentukan.
“Struktur tanah dan material yang di gunakan sudah sesuai prosedur uji labotarium yang di keluarkan oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.” Tutup Eka
(Akbar)











