TAKALAR, – Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar melaksanakan kegiatan Bina Desa 2026 di Desa Bontokassi, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, pada 16–17 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Salah satu kegiatan utama yang dilakukan adalah penanaman lubang resapan biopori di rumah-rumah warga. Program ini bertujuan meningkatkan daya resap air ke dalam tanah serta mengoptimalkan pemanfaatan sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ketua panitia kegiatan, Novi Salbiah Wulandari, menjelaskan bahwa penerapan biopori diharapkan menjadi langkah sederhana dan efektif dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pembuatan lubang resapan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah organik secara tepat dan berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap pengetahuan dan keterampilan masyarakat semakin meningkat, khususnya dalam menerapkan lubang resapan biopori untuk meningkatkan daya resap air sekaligus mengolah sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat,” ungkap Novi.
Kepala Desa Bontokassi,M.Aksin Suarso SS.M.Pd menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan Bina Desa tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa Unhas memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, terlebih di tengah keterbatasan anggaran desa. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi warga.
Dukungan juga disampaikan Kanit Intelkam Polsek Galesong Selatan, Aiptu Syarifuddin, S.H., yang turut hadir pada pembukaan kegiatan. Ia mengapresiasi kepedulian mahasiswa terhadap persoalan lingkungan, khususnya masalah sampah yang masih menjadi tantangan di tengah masyarakat. Ia berharap edukasi mengenai pengelolaan sampah dapat dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Melalui Bina Desa 2026, mahasiswa FMIPA Unhas diharapkan tidak hanya berbagi ilmu pengetahuan, tetapi juga mendorong tumbuhnya partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan. Penerapan biopori menjadi salah satu langkah nyata yang dapat dimulai dari rumah sendiri demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.











