Berita

Imigrasi Cilegon Edukasi Pelajar SMK Pembangunan, Waspada TPPO dan TPPM Mengintai di Balik Tawaran Kerja ke Luar Negeri

×

Imigrasi Cilegon Edukasi Pelajar SMK Pembangunan, Waspada TPPO dan TPPM Mengintai di Balik Tawaran Kerja ke Luar Negeri

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonesia.id CILEGON — Tawaran bekerja atau berangkat ke luar negeri dengan iming-iming penghasilan besar tak selalu berujung pada masa depan yang cerah. Tanpa informasi dan prosedur yang benar, generasi muda justru dapat terjebak dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO) maupun tindak pidana penyelundupan manusia (TPPM).

Menyikapi potensi tersebut, Kantor Imigrasi Cilegon melalui Tim Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA) menggelar Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum Keimigrasian di SMK Pembangunan Cilegon, Kamis (17/9/2026).

Click Here

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu diikuti Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, para guru, serta siswa SMK Pembangunan Cilegon.

Turut hadir Kepala Subseksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Kepala Subseksi Intelijen Keimigrasian, serta jajaran Tim PIMPASA Kantor Imigrasi Cilegon.
Kegiatan diawali sambutan Kepala SMK Pembangunan Cilegon, Ali Mufti.

Selanjutnya, Tim PIMPASA memperkenalkan tugas dan peran Imigrasi kepada para siswa sebagai bagian dari fungsi pembinaan dan edukasi keimigrasian kepada masyarakat.

Dalam penyampaian materi, petugas memberikan pemahaman mengenai modus dan risiko TPPO serta TPPM, terutama bagi generasi muda yang memiliki peluang melakukan perjalanan ke luar negeri.

Para siswa juga mendapatkan penjelasan mengenai alur dan tata cara pembuatan paspor yang benar sesuai ketentuan yang berlaku.

Edukasi keimigrasian kepada generasi muda menjadi langkah penting dalam membangun kewaspadaan terhadap berbagai risiko perjalanan ke luar negeri.

“Melalui PIMPASA, kami ingin memastikan informasi mengenai keimigrasian dapat diterima masyarakat secara langsung dan mudah dipahami, sehingga para siswa dapat lebih bijak dan berhati-hati dalam merencanakan perjalanan ke luar negeri,” ujar Aditya, Kepala Kantor Imigrasi Cilegon.

Antusiasme peserta terlihat saat sesi diskusi dan tanya jawab. Sejumlah siswa menyampaikan pertanyaan secara langsung kepada petugas terkait layanan maupun persoalan keimigrasian.

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Ida Bagus, turut mengingatkan para siswa agar tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan maupun keberangkatan ke luar negeri yang menjanjikan keuntungan besar.

Kami juga mengingatkan para siswa agar tidak mudah percaya terhadap tawaran pekerjaan atau keberangkatan ke luar negeri yang menjanjikan keuntungan besar tanpa informasi dan prosedur yang jelas.

“Pemahaman sejak dini diharapkan dapat menjadi bekal untuk mengenali dan menghindari potensi TPPO maupun TPPM,” katanya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kantor Imigrasi Cilegon dalam memperkuat edukasi keimigrasian secara langsung kepada masyarakat melalui Program PIMPASA.

Melalui sosialisasi tersebut, para siswa diharapkan memiliki pengetahuan yang memadai mengenai keimigrasian sehingga mampu melakukan perjalanan ke luar negeri secara aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar serta mendapat sambutan positif dari pihak sekolah.

Kantor Imigrasi Cilegon juga menyatakan akan terus memperkuat sinergi dengan satuan pendidikan dan masyarakat dalam menyebarluaskan informasi keimigrasian sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak pidana yang berkaitan dengan mobilitas lintas negara.

Bagindo Yakub.