TAKALAR – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hj. Fadilah Fahriana, kembali menemui konstituennya melalui kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar di kediaman Syamsudin, Dusun Anging Mammiri, Desa Lassang Barat, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Senin (3/8/2026). Kegiatan tersebut berlangsung penuh keakraban dan dihadiri ratusan warga yang antusias menyampaikan berbagai aspirasi demi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin, Kepala Desa Lassang Barat H. Syamsudin Kr. Bila, para kepala dusun, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta sejumlah warga dari berbagai dusun di Desa Lassang Barat. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam membangun daerah.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Lassang Barat, H. Syamsudin Kr. Bila, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan Hj. Fadilah Fahriana bersama Wakil Bupati Takalar. Menurutnya, reses merupakan ruang yang sangat penting bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan dan persoalan yang dihadapi secara langsung kepada wakil rakyat yang memiliki kewenangan memperjuangkannya di tingkat provinsi.
“Reses ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat. Kami berharap berbagai usulan yang disampaikan dapat menjadi perhatian dan diperjuangkan demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, menegaskan bahwa reses merupakan instrumen penting dalam menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Menurutnya, aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan sesuai dengan kewenangan masing-masing tingkatan pemerintahan.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Takalar masih membutuhkan dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, terutama dalam pembangunan infrastruktur yang menjadi kewenangan provinsi, seperti peningkatan dan perbaikan ruas jalan. Karena itu, kehadiran anggota DPRD Provinsi yang aktif turun ke masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperjuangkan kebutuhan daerah.
“Kita masih sangat bergantung pada dukungan Pemerintah Provinsi. Karena itu, kehadiran anggota DPRD Provinsi seperti Hj. Fadilah Fahriana sangat kami harapkan, apalagi beliau dikenal aktif turun langsung menemui konstituennya. Semoga sinergi ini terus terjalin demi percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Takalar,” kata Hengky Yasin.
Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Takalar yang baru mendapat amanah, Hengky Yasin juga menyampaikan harapannya agar seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat terus menjaga kebersamaan serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah.
Pada kesempatan yang sama, Hj. Fadilah Fahriana mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat Desa Lassang Barat. Ia menegaskan bahwa tugas utama seorang anggota DPRD adalah menjadi penyambung aspirasi rakyat sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat dapat diperjuangkan melalui program-program pemerintah.
“Reses merupakan kewajiban setiap anggota dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan berdialog secara langsung dengan masyarakat agar kami mengetahui kebutuhan yang paling mendesak untuk diperjuangkan,” ungkapnya.
Hj. Fadilah Fahriana juga memaparkan sejumlah program pembangunan yang telah terealisasi berkat perjuangan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, di antaranya perbaikan ruas jalan provinsi di wilayah Galesong serta bantuan bedah rumah bagi masyarakat di Kecamatan Mangarabombang. Ia berharap berbagai program tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Terkait usulan bantuan rumah ibadah, ia meminta Pemerintah Desa Lassang Barat untuk segera mengusulkan satu masjid yang menjadi prioritas perbaikan melalui proposal resmi. Menurutnya, kelengkapan administrasi menjadi syarat utama agar usulan dapat diproses dan diperjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku.
“Silakan Pak Desa merekomendasikan satu masjid yang menjadi prioritas. Lengkapi proposalnya dan serahkan kepada staf kami agar dapat kami perjuangkan. Terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah memberikan amanah kepada saya. Insya Allah amanah ini akan saya jalankan sebaik-baiknya,” tutur legislator PKB tersebut.
Dalam sesi dialog yang berlangsung interaktif, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari bantuan mesin penggiling bumbu untuk usaha bakso, bantuan peralatan bengkel, hingga permohonan bantuan Al-Qur’an bagi 281 santri TK/TPA Al Furqan Malaginna. Berbagai usulan tersebut diterima dan dicatat untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.
Menanggapi permohonan tersebut, Hj. Fadilah Fahriana menjelaskan bahwa setiap usulan bantuan usaha harus dilengkapi Nomor Induk Berusaha (NIB) serta proposal yang memenuhi persyaratan administrasi. Ia memastikan akan mengawal setiap usulan yang telah memenuhi ketentuan agar dapat direalisasikan.
“Jika administrasinya lengkap, termasuk NIB dan proposalnya memenuhi persyaratan, Insya Allah akan kami kawal agar bisa direalisasikan. Begitu pula untuk bantuan Al-Qur’an dan rumah ibadah, segera lengkapi proposalnya agar dapat kami tindak lanjuti,” jelasnya.
Kegiatan reses berlangsung hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat makna. Selain menjadi wadah menyerap aspirasi, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat. Suasana semakin semarak ketika Hj. Fadilah Fahriana menggelar kuis berhadiah bagi peserta. Gelak tawa, canda, dan kebersamaan mewarnai jalannya kegiatan hingga ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol eratnya ikatan silaturahmi dan komitmen bersama untuk membangun Takalar yang lebih maju dan sejahtera.












