BELITUNG – Honda Babel menggelar edukasi keselamatan berkendara (Safety Riding) bagi karyawan PT Balai Wilayah Sungai (BWS) Babel sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan budaya berkendara aman di lingkungan kerja maupun masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Belitung pada Juni 2026 itu diikuti puluhan peserta. Pelatihan dikemas secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, kuis, simulasi kasus, dan sesi tanya jawab guna memperkuat pemahaman peserta tentang keselamatan berlalu lintas.
Safety Riding Instructor Honda Babel, Elvin, mengatakan kecelakaan lalu lintas kerap terjadi bukan karena kurangnya kemampuan mengendarai sepeda motor, melainkan rendahnya kesadaran terhadap potensi risiko di jalan.
“Tidak ada orang yang berangkat dari rumah dengan tujuan mengalami kecelakaan. Karena itu, setiap perjalanan harus dimulai dengan kesadaran untuk menjaga keselamatan. Kami ingin peserta memahami bahwa satu keputusan kecil saat berkendara dapat menentukan keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Jadilah pengendara yang bukan hanya mahir, tetapi juga peduli,” ujar Elvin.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai potensi bahaya di jalan raya, teknik berkendara yang benar, pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan, serta penerapan pola pikir defensif saat berkendara.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti setiap sesi, termasuk kuis dan simulasi keselamatan yang dirancang untuk menguji pemahaman sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif.
Sejumlah peserta mengaku memperoleh wawasan baru terkait kebiasaan-kebiasaan sederhana yang selama ini dianggap sepele, namun berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan di jalan.
Melalui program ini, Honda Babel berharap para peserta dapat menjadi pelopor keselamatan berkendara yang menularkan budaya tertib berlalu lintas kepada rekan kerja, keluarga, dan masyarakat.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Honda Babel dalam mengampanyekan semangat “Cari Aman” melalui edukasi berkelanjutan kepada berbagai lapisan masyarakat guna mendukung terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan berbudaya.











