TAKALAR, – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Takalar menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) VII di Gedung NU, Jalan KH. Hasyim Asy’ari No. 9 Kalampa, Takalar, Selasa (17/2/2026). Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh penting dari unsur ulama dan pemerintah daerah. Mengusung tema “Merawat Tradisi, Menguatkan Organisasi, Menyongsong Abad Kedua”, Konfercab VII menghadirkan Ketua PWNU Sulawesi Selatan, KH. Prof. Hamzah Harun Al Rasyid, serta KH. Dr. Nur Taufik Sanusi, MA yang mewakili Pengurus Besar NU. Turut hadir Ketua DPRD Takalar H. Muhammad Rijal dan Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin menegaskan pentingnya penguatan keluarga besar Nahdliyyin agar tetap menjadi pilar pemersatu umat di Kabupaten Takalar. Menurutnya, peran NU sebagai organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan sangat krusial dalam menjaga keharmonisan dan persatuan di tengah masyarakat.
“NU memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat, sekaligus mempererat ukhuwah di tengah dinamika sosial yang terus berkembang,” ujarnya.
Sementara itu, KH. Prof. Hamzah Harun Al Rasyid menyampaikan bahwa kepengurusan yang terpilih dalam Konfercab VII harus mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen Nahdliyyin. Ia berharap NU Takalar ke depan semakin solid dan mampu memberi manfaat nyata bagi umat, khususnya warga Nahdliyyin.
Senada dengan itu, KH. Dr. Nur Taufik Sanusi, MA yang mewakili PBNU menekankan bahwa NU senantiasa mengedepankan nilai pengabdian kepada masyarakat. Ia mengajak seluruh kader untuk menyampingkan perbedaan dan mengutamakan persamaan demi kemaslahatan bersama.
Konfercab VII ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran strategis NU dalam membangun kehidupan keagamaan dan sosial yang harmonis di Kabupaten Takalar











