Jeneponto, 8 Januari 2026 – Sekilas Indonesia, Dalam rangka menunjukkan kepedulian terhadap warga prasejahtera, Polres Jeneponto melalui jajaran Kasi Dokter menggelar kegiatan bakti sosial dan kesehatan yang langsung menyentuh keluarga yang membutuhkan di Kelurahan Manjang Loe, Kecamatan Tamalatea, Kamis (8/1). Kegiatan ini merupakan perintah langsung dari Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setiawan, S.I.K., M.I.K.
Dipimpin oleh Ipda Amirullah, A.Md.Kep., tim kesehatan (Dokkes) Polres Jeneponto didampingi Camat Tamalatea dan Lurah Manjangloe, Mohammad Syahid, R.ST, serta Bhabinkamtibmas, mengunjungi rumah keluarga Yamiri di Kampung Berua. Keluarga ini hidup dalam kondisi yang memprihatinkan: Yamiri tinggal bersama istri, dua anak, dan satu cucu, dengan anak pertamanya mengalami cacat lahir pada kaki dan tangan. Meskipun rumahnya milik sendiri, kondisi bangunannya tidak layak huni – program bedah rumah yang direncanakan dua tahun lalu sempat tertunda karena masalah kepemilikan tanah, sebelum akhirnya berhasil diselesaikan oleh Yamiri sehingga renovasi bisa segera dilakukan.
Tak hanya melakukan pemeriksaan kesehatan komprehensif dan gratis untuk seluruh anggota keluarga, tim juga memberikan bantuan paket sembako dan kasur sebagai dukungan untuk kebutuhan dasar mereka.
AKBP Widi Setiawan menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata peran Polri dalam menjaga kesejahteraan masyarakat. “Kami ingin memastikan kesehatan warga prasejahtera terjaga dan sekaligus meringankan beban kebutuhan sehari-hari mereka,” ucapnya. Di tengah masa jabatan yang akan segera berakhir hanya dalam beberapa hari lagi, Kapolres menyampaikan komitmen terakhirnya: “Saya ingin memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Jeneponto yang saya banggakan. Meski kontribusinya terbilang kecil, kami harap dapat memberikan manfaat yang nyata.”
Ia juga menegaskan pentingnya hubungan erat antara Polri dan masyarakat. “Semoga tali silaturahmi ini tetap terjalin kuat, sesuai dengan semangat ‘Polri untuk masyarakat’,” tutupnya.
Kegiatan ini mendapatkan apresiasi hangat dari pemerintah daerah dan warga sekitar, yang menyatakan bahwa ini adalah bukti kehadiran negara yang dekat dengan masyarakat yang membutuhkan.
(Amrianto)











