Berita

SLBN 1 Jeneponto Tingkatkan Kualitas Pendidikan Lewat Proyek Revitalisasi Anggaran 2025

×

SLBN 1 Jeneponto Tingkatkan Kualitas Pendidikan Lewat Proyek Revitalisasi Anggaran 2025

Sebarkan artikel ini

Jeneponto, 8 Januari 2025 – Sekilas Indonesia, Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan, berhasil meningkatkan kualitas pendidikan dan proses pembelajaran bagi siswanya setelah menyelesaikan proyek revitalisasi yang dibiayai dari anggaran tahun 2025.

Sekolah yang berlokasi di Jalan Pamussu Daeg Beta No 1, Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, kini menyajikan fasilitas yang lebih baik untuk mendukung aktivitas akademik siswa berkebutuhan khusus.

Click Here

Pada hari Kamis (8/1), awak media melakukan kunjungan langsung ke lokasi dan bertemu dengan Kepala Sekolah SLBN 1 Jeneponto, Ramdhani Bulaeng Pisuria, S.Pd, di ruang kerjanya. Menurutnya, proyek revitalisasi yang dilakukan mencakup beberapa komponen penting yang berdampak signifikan bagi seluruh komunitas sekolah.

“Alhamdulillah, dengan adanya bantuan revitalisasi ini, kami dapat memberikan lingkungan pembelajaran yang jauh lebih baik bagi siswa. Sebelumnya, beberapa ruang kelas memiliki kondisi yang perlu diperbaiki, mulai dari atap yang bocor hingga ventilasi yang kurang memadai. Kini, siswa bisa belajar dengan lebih tenang karena suasana ruangan menjadi lebih nyaman dan kondusif,” ujar Ramdhani dengan penuh rasa syukur.

Selain perbaikan ruang kelas, proyek revitalisasi bantuan dari pemerintah pusat, Presiden Prabowo Subianto, juga mencakup pembangunan gedung UKS baru dan pembangunan toilet, serta peningkatan fasilitas sanitasi dan aksesibilitas bagi siswa dengan disabilitas fisik.

Guru di SLBN 1 Jeneponto, menambahkan bahwa kondisi baru sekolah membuat proses mengajar menjadi lebih menyenangkan. “Kami merasa lebih enjoy dalam mengajar karena ruangan menjadi lebih bersih, terang, dan memiliki pemandangan yang indah. Hal ini juga berdampak pada semangat belajar siswa – mereka lebih antusias datang ke sekolah dan berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran,” jelasnya.

Kepala Sekolah menambahkan, Ramdhani Bulaeng Pisuria, menjelaskan bahwa proyek revitalisasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan akses pendidikan berkualitas bagi semua kalangan, termasuk siswa berkebutuhan khusus.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan standar pendidikan di sekolah kami. Agar sekolah kami dapat dilirik dari semua kalangan termasuk orang tua siswa, agar orang tua siswa terus membujuk anak-anaknya untuk datang belajar di kesekolah,” ujarnya.

“Saya melihat perubahan yang sangat jelas pada siswa kami – dia lebih senang bercerita tentang pelajaran di sekolah dan memiliki semangat yang lebih tinggi untuk belajar. Terima kasih kepada pemerintah yang telah memperhatikan pendidikan anak-anak kita,” ucapnya.

Untuk mendukung kelangsungan program peningkatan kualitas pendidikan, pihak sekolah juga akan melaksanakan pelatihan berkala bagi guru mengenai penggunaan fasilitas baru dan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa berkebutuhan khusus. Selain itu, akan dibuatkan jadwal pemeliharaan rutin untuk memastikan fasilitas sekolah tetap dalam kondisi prima.

 

(Amrianto).