Daerah

Menteri Perindustrian Meresmikan Pabrik Perluasan Tahap Tujuh

×

Menteri Perindustrian Meresmikan Pabrik Perluasan Tahap Tujuh

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonesia.id, CILEGON – Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang meresmikan pabrik perluasan tahap ketujuh atau pabrik PVC kelima PT Asahimas Chemical (ASC) sekaligus melepas peningkatan ekspor produk PVC tersebut, Jum’at (01/04/2022).

Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang menyatakan bahwa meski sempat tertunda pembangunannya beberapa bulan karena pandemik Covid-19 yang mewabah sejak tahun 2020, berkat kerja keras seluruh jajaran Manajemen dan Karyawan PT Asahimas Chemical serta dukungan dari semua pihak baik pemerintah pusat maupun daerah, saat ini pabrik PVC-5 telah siap beroperasi komersial.

Click Here

“Dengan nilai investasi sebesar 1,5 triliun Rupiah, pabrik PVC-5 ini meningkatkan produk Polyvinyl Chloride (PVC) ASC sebesar 36% dari 550.000 ton menjadi 750.000 ton pertahun. Hal ini memperkuat posisi ASC sebagai produsen PVC terkuat di Asia Tenggara,” ujarnya.

Seiring dengan peningkatan produksi PVC melalui perluasan ini, ASC juga menargetkan dapat menggantikan produk impor PVC yang masih ada. Hal ini selaras dengan gerakan pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada produk impor barang jadi.

“ASC berkomitmen terus berkontribusi untuk memasok kebutuhan bahan baku PVC dalam negeri dan memperkuat posisinya sebagai basis produksi yang strategis untuk ekspor ke wilayah Asia Tenggara, Australia, China, India, serta negara lainnya,” terang Menteri perindustrian RI.

Sebagai produsen integrasi bahan kimia dasar NaOH-VCM-PVC, saat ini ASC telah memasok bahan kimia dasar tersebut kepada lebih dari 400 industri nasional dan telah meningkat secara pesat pasar ekspornya.

Dalam modal transportasi domestik, ASC pun sudah menerapkan kendaraan logistik Zero ODOL (Over Dimension Over Loading), mengikuti regulasi yang dikeluarkan Kemenhub. Hal ini terbukti dengan penghargaan yang berhasil didapatkan oleh ASC sebagai Industri Kimia Pelopor Zero ODOL di Indonesia dari Kementerian Perhubungan,” tutup Agus Gumiwang.

(Bagindo Yakub)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *