Berita

Cukup Scan Barcode dari Rumah, Daftar Ulang Siswa Baru SMPN 2 Cilegon Kini Serba Online

×

Cukup Scan Barcode dari Rumah, Daftar Ulang Siswa Baru SMPN 2 Cilegon Kini Serba Online

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonesia.id CILEGON – SMPN 2 Cilegon menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan daftar ulang peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, proses daftar ulang kini dilakukan sepenuhnya secara online sehingga orang tua tidak perlu lagi datang ke sekolah.

Click Here

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Sekretaris SPMB SMPN 2 Cilegon, Ilham Wahyudi, S.Pd, mengatakan sistem digital ini diterapkan untuk memberikan kemudahan bagi orang tua sekaligus menghindari penumpukan massa di lingkungan sekolah.

Hari ini merupakan hari pertama daftar ulang. Tahun ini Alhamdulillah SMPN 2 Cilegon melaksanakan daftar ulang secara online.

“Orang tua tidak perlu lagi datang ke sekolah, cukup melakukan scan barcode yang telah kami sebarkan melalui media sosial seperti Instagram, TikTok, dan berbagai platform lainnya,” ujar Ilham, Rabu (01/07/2026).

Melalui barcode tersebut, orang tua dapat mengakses formulir daftar ulang, mengisi biodata peserta didik, serta mengunggah seluruh dokumen persyaratan dari mana saja.

Jadi orang tua bisa daftar ulang dari rumah, sambil liburan ataupun berada di mana saja.

“Setelah mengisi biodata dan mengunggah berkas, nanti juga ada informasi mengenai kegiatan MPLS,” jelasnya.

Meski proses administrasi dilakukan secara daring, dokumen fisik tetap harus diserahkan.

Namun, penyerahannya baru dilakukan saat kegiatan pra-MPLS pada 10 Juli 2026.

Berkas fotokopi yang sebelumnya diunggah cukup dibawa oleh peserta didik saat pra-MPLS.

“Orang tua hanya mengantar sampai gerbang sekolah, kemudian proses selanjutnya akan dibantu oleh pengurus OSIS di kelas dan kelompok MPLS masing-masing,” katanya.

Menurut Ilham, sistem ini menjadi langkah sekolah dalam mengikuti perkembangan teknologi sekaligus memberikan pelayanan yang lebih efektif dan efisien kepada masyarakat.

“Ini untuk lebih meringankan orang tua, sekarang kan sudah era digital, jadi kami optimistis masyarakata sudah mampu memanfaatkan teknologi untuk proses daftar ulang secara online,” pungkasnya.

Bagindo Yakub.