Makassar, Sekilas Indonesia – Pemerintah Kabupaten Jeneponto menorehkan prestasi membanggakan secara nasional setelah berhasil menyusun Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) 2025-2029 secara tepat waktu dan berkualitas tinggi.
Penghargaan diberikan oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN melalui Deputi Kebijakan Strategi Kemendukbangga, Ukik Kusuma Kurniawan, dalam acara Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan pada Selasa (3/3/2026). Acara berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan.
Penghargaan ini merupakan apresiasi atas dedikasi Pemkab Jeneponto dalam merancang strategi kependudukan jangka panjang. Dokumen PJPK yang disusun dinilai memenuhi standar kualitas nasional dan akan menjadi landasan utama pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Jeneponto selama lima tahun ke depan.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Jeneponto, St. Meriam, menerima penghargaan tersebut di saksikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jeneponto Salmawati Paris serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Alfian Afandy Syam. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi solid antara instansi teknis, lembaga perencanaan, dan penggerakan masyarakat.
Rakorda Program Bangga Kencana dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Deputi Kebijakan Strategi Kemendukbangga/BKKBN RI, unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan, anggota DPRD Sulawesi Selatan, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua PKK se-Sulawesi Selatan, Kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulsel, serta Kepala OPD KB dari 24 Kabupaten/Kota di seluruh Sulawesi Selatan.
Dalam keterangannya, St. Meriam menyatakan bahwa dokumen PJPK bukan sekadar formalitas administratif, melainkan instrumen vital untuk menjawab tantangan demografi yang dihadapi daerah. “Peta Jalan Pembangunan Kependudukan ini adalah komitmen Pemkab Jeneponto untuk memastikan pertumbuhan penduduk yang seimbang dan berkualitas. Kami ingin memastikan warga Jeneponto siap menghadapi era Indonesia Emas 2045 dengan perencanaan yang matang dari sekarang,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya mengapresiasi seluruh kabupaten/kota yang menunjukkan progresivitas tinggi dalam menjalankan program Bangga Kencana. Menurutnya, isu kependudukan dan stunting tetap menjadi prioritas utama pembangunan di Provinsi Sulawesi Selatan.
(Amrianto)











