Advertorial

Cari Aman: Honda Babel Jadikan Keselamatan Berkendara Sebagai Gaya Hidup Masyarakat

×

Cari Aman: Honda Babel Jadikan Keselamatan Berkendara Sebagai Gaya Hidup Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Bangka Belitung – Honda Babel mengampanyekan pentingnya keselamatan berkendara atau safety riding sebagai gaya hidup masyarakat melalui program edukasi berkelanjutan bertajuk #Cari_Aman. Edukasi ini menyasar berbagai kalangan, mulai dari pelajar, komunitas berkendara, hingga konsumen melalui jaringan dealer dan bengkel resmi AHASS.

Kampanye ini dilaksanakan mengingat tingginya mobilitas masyarakat dalam aktivitas sehari-hari – baik untuk bekerja, sekolah, maupun kegiatan sosial yang berdampak pada peningkatan potensi risiko kecelakaan lalu lintas.

Click Here

Marketing Manager Honda Babel, [Nama Narasumber], menyampaikan bahwa keselamatan berkendara tidak hanya sebatas mematuhi aturan, tetapi juga membangun kesadaran dan kepedulian terhadap diri sendiri dan orang lain saat berada di jalan raya.

“Safety riding bukan sekadar aturan, tetapi kebiasaan yang harus diterapkan setiap pengendara untuk melindungi diri sendiri dan orang lain,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Rabu (10/2/2026).

Melalui kampanye #Cari_Aman, Honda Babel memberikan pemahaman menyeluruh mengenai prinsip dasar keselamatan berkendara, di antaranya:

– Penggunaan perlengkapan berkendara lengkap dan sesuai standar, seperti helm SNI, jaket pelindung, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu tertutup.

– Ketaatan terhadap rambu dan peraturan lalu lintas, menjaga jarak aman antar kendaraan, serta menghindari perilaku berisiko seperti penggunaan ponsel saat berkendara atau mengemudi dalam kondisi emosi tidak stabil.

– Pemeriksaan dan perawatan rutin kendaraan di AHASS untuk memastikan kondisi kendaraan tetap prima dan aman digunakan.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan edukasi yang konsisten, kami berharap budaya berkendara aman semakin kuat mengakar di seluruh wilayah Bangka Belitung,” tambahnya.

Honda Babel berharap masyarakat dapat menjadikan safety riding sebagai kebutuhan utama dalam aktivitas berkendara sehari-hari, bukan sekadar kewajiban yang harus dipenuhi.

(Budi)