DaerahHuKrim

Bersama Capai Swasembada! Polda Sulsel Tanami 812 Hectar Lahan dengan Jagung di Kuartal 1

×

Bersama Capai Swasembada! Polda Sulsel Tanami 812 Hectar Lahan dengan Jagung di Kuartal 1

Sebarkan artikel ini

Makassar, Sekilas Indonesia – Dalam upaya meningkatkan produktivitas dan mewujudkan swasembada jagung di Provinsi Sulawesi Selatan, Polda Sulsel telah melakukan penanaman jagung seluas 812 hektar yang tersebar di berbagai Kabupaten/Kota se-Sulsel pada kuartal 1 tahun 2026.

Lahan yang digunakan untuk penanaman memiliki beragam jenis dan sumber, antara lain lahan milik Polri, lahan PTPN, lahan program 1 Desa 1 Hektar, lahan kehutanan, lahan sawah, serta lahan pesantrean. Berikut rincian lokasi dan luas lahan per Polres:

Click Here

– Polres Bantaeng = 10 Ha

​- Polres Barru = 6,68 Ha

​- Polres Bone = 2,5 Ha

​- Polres Bulukumba = 288,3 Ha

​- Polres Enrekang = 4 Ha

​- Polres Gowa = 2 Ha

​- Polres Jeneponto = 9 Ha

​- Polres Luwu = 27 Ha

​- Polres Luwu Timur = 2 Ha

​- Polres Luwu Utara = 36,1 Ha

​- Polres Palopo = 1 Ha

​- Polres Pangkep = 1 Ha

​- Polres Pinrang = 17,5 Ha

​- Polres Sidrap = 26 Ha

​- Polres Sinjai = 11,1 Ha

​- Polres Soppeng = 1 Ha

​- Polres Takalar = 45 Ha

​- Polres Wajo = 7 Ha

Karo SDM Polda Sulsel Kombes Pol Adi Ferdian Saputra menjelaskan bahwa kegiatan penanaman ini merupakan perintah dari pimpinan pusat yang mengharuskan setiap Polda melakukan penanaman jagung pada kuartal pertama tahun ini.

“Polda Sulsel sesuai perintah pimpinan telah menanam jagung di lahan seluas 812 Ha yang terdiri dari beberapa Polres. Lahan ini merupakan lahan binaan Polri yang dikontrol oleh polisi penggerak. Tentunya target kita adalah bagaimana Polda Sulsel dapat menyumbang pada pencapaian swasembada jagung di tahun 2026,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Kamis (5/2/2026).

Menurutnya, luas lahan penanaman terus bertambah sesuai data dari masing-masing gugus tugas ketahanan pangan Polres jajaran. “Insya Allah Polda Sulsel akan menjadi garda terdepan dalam meningkatkan swasembada pangan di bidang jagung untuk tahun 2026,” tutup Kombes Adi Ferdian.

(Amrianto)