BeritaDaerah

Implementasi Dari Program Polri Untuk Masyarakat, Bhabinkamtibmas Di Tanrallili Jadi Inisiator Pembangunan Rumah Tahfidz Untuk Warga

×

Implementasi Dari Program Polri Untuk Masyarakat, Bhabinkamtibmas Di Tanrallili Jadi Inisiator Pembangunan Rumah Tahfidz Untuk Warga

Sebarkan artikel ini

Sekilas Indonesia, Maros, Sulsel – Kepedulian aparat kepolisian terhadap pembinaan generasi muda kembali diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Bhabinkamtibmas Desa Purnakarya, Aiptu Cakra, menginisiasi pembangunan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di Kampung Tangaya, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, sebagai bentuk pengabdian dan perhatian terhadap pendidikan keagamaan anak-anak di wilayah binaannya.

Pembangunan TPA tersebut diawali dengan peletakan batu pertama yang dilaksanakan pada Sabtu, 31 Januari 2026. Kehadiran fasilitas pendidikan keagamaan ini mendapat sambutan positif dari warga karena dinilai mampu memperkuat pembinaan moral dan spiritual generasi muda di desa tersebut.

Click Here

TPA dibangun di atas lahan hibah warga Kampung Tangaya dengan luas sekitar 6×6 meter persegi dan dirancang dapat menampung puluhan santri. Aiptu Cakra menegaskan bahwa seluruh biaya pembangunan, mulai dari pengerjaan pondasi hingga penyelesaian bangunan, menjadi tanggung jawab pribadinya. Meski demikian, ia juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi membantu secara sukarela.

Kegiatan peletakan batu pertama turut dihadiri Kapolsek Tanralili Polres Maros Iptu Askar, Kepala Desa Purnakarya Nurdiana, unsur tiga pilar desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, Babinsa Koramil Tompobulu Kodim 1422 Maros, mahasiswa, para guru mengaji, serta warga Kampung Tangaya.

Kapolsek Tanralili Iptu Askar menyampaikan apresiasi atas inisiatif pembangunan TPA tersebut. Ia menilai langkah yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk pengabdian yang patut menjadi teladan.

“Pembangunan TPA ini adalah kegiatan yang sangat mulia karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendidik anak-anak agar memiliki bekal keimanan dan akhlak yang baik sejak dini. Kami berharap TPA ini dapat dimanfaatkan secara maksimal dan menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat,” ujar Iptu Askar, Selasa (3/2/2026).

Ia juga berharap keberadaan TPA tersebut dapat meningkatkan minat belajar Al-Qur’an anak-anak di Kampung Tangaya dan sekitarnya serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

Sementara itu, Aiptu Cakra menjelaskan bahwa TPA yang dibangun diberi nama TPA Muh Rajab Al Islami, yang diambil dari nama putranya sebagai wujud doa dan harapan agar TPA ini membawa keberkahan serta manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Kepala Desa Purnakarya Nurdiana menyampaikan dukungan penuh terhadap pembangunan TPA tersebut dan berharap proses pembangunan dapat segera rampung sebelum bulan suci Ramadhan 2026 sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh anak-anak Kampung Tangaya.

TPA Muh Rajab Al Islami diharapkan menjadi pusat pendidikan Al-Qur’an yang berkelanjutan serta simbol kepedulian dan sinergi antara Polri dan masyarakat di Desa Purnakarya.