Jeneponto, 23 Desember 2025 — Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi untuk membahas tiga poin utama: kesiapan pengamanan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, penertiban kafe yang beroperasi tanpa izin, serta rencana zikir bersama pada malam pergantian tahun.
Rapat yang berlangsung hari ini (23/12/2025) di Ruang Rapat Bupati Jeneponto dipimpin langsung oleh Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, SE, MM. Hadir pula Penjabat Sekretaris Daerah Maskur, S.Ag., M.H., CGCAE, perwakilan Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, Dandim 1425 Jeneponto, Kapolres Jeneponto, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan undangan lainnya.
Dalam pidatonya, Bupati menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menjaga stabilitas masyarakat selama Nataru. “Pengamanan tidak hanya soal keamanan fisik, tetapi juga memasukkan pendekatan religius dan kearifan lokal,” ujarnya. Ia juga mengumumkan, “Pada malam pergantian tahun, kita akan laksanakan zikir bersama sebagai refleksi dan doa agar daerah ini selalu aman, damai, dan berkah.”
Selain Kamtibmas Nataru, rapat juga menyentuh keberadaan kafe tanpa izin. Disepakati bahwa penanganan akan dilakukan secara terpadu: mulai dari persuasif, pembinaan, hingga penegakan hukum sesuai aturan.
Pj Sekda Maskur menambahkan bahwa hasil rapat akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi teknis antar OPD, TNI-Polri, dan aparat penegak hukum. Tujuannya agar semua kegiatan — pengamanan Nataru, penertiban usaha, dan zikir bersama — berjalan tertib, aman, dan lancar.
Melalui rapat ini, Pemerintah Kabupaten Jeneponto berharap Kamtibmas selama Nataru 2025 tetap kondusif, pelaku usaha lebih patuh pada perizinan, dan seluruh masyarakat merasakan kenyamanan serta ketenteraman.
(Amrianto)











