MAKASSAR — Duka menyelimuti keluarga besar Coalition of Anti-Corruption Indonesia (CORAKINDO). Salah satu tokoh terbaiknya, Idham Tinri, Ketua Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK), wafat pada Sabtu (8/12/2025) di kediamannya, Jalan Pelanduk, Kelurahan Maricaya.
Kepergian Idham Tinri meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, sahabat, serta seluruh jajaran CORAKINDO. Sosok yang juga pernah menjabat sebagai Ketua RW 8 Kelurahan Maricaya itu dikenal berdedikasi tinggi dan tak gentar dalam memperjuangkan transparansi serta keadilan sosial.
Click Here
Almarhum selama ini menjadi salah satu motor penggerak organisasi, memimpin berbagai agenda investigasi, advokasi publik, serta pengawasan terhadap penggunaan anggaran desa dan integritas pelayanan pemerintah. Ketegasan, keberanian, dan idealismenya membuatnya dihormati di kalangan aktivis maupun masyarakat.
“Kami sangat kehilangan sosok pejuang yang selama ini menjadi energi bagi organisasi. Beliau bukan hanya bekerja dengan pikiran, tetapi juga dengan ketulusan hati dan keberanian,” ujar salah seorang pengurus CORAKINDO.
Rasa duka juga disampaikan Wakil Ketua Umum CORAKINDO, Syafruddin; Ketua Harian, Nidya Puspaningrum, SH; serta Sekretaris Umum CORAKINDO bersama sejumlah koordinator bidang yang turut melayat di rumah duka. Kehadiran para pengurus menjadi bentuk penghormatan terakhir atas jasa besar almarhum selama mengabdi dalam organisasi.
CORAKINDO menegaskan bahwa semangat integritas dan keberpihakan kepada rakyat yang selama ini diperjuangkan Idham Tinri akan terus hidup dan menjadi landasan perjuangan organisasi ke depan.
Atas nama lembaga, CORAKINDO menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Selamat jalan pejuang integritas. Dedikasi dan nilai-nilai yang engkau tinggalkan akan terus menjadi inspirasi bagi gerakan anti-korupsi.” (*)