TAKALAR — Pemerintah Kabupaten Takalar bersama DPRD akhirnya menyepakati Ranperda APBD 2026 dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Takalar, Pattallassang, Jumat (28/11/2025).
Bupati Takalar Ir.H. Mohammad Firdaus Daeng Manye.MM berhalangan hadir karena sedang menjalani masa cuti, sehingga rapat diwakili oleh Wakil Bupati, Dr.H.Hengky Yasin S.Sos.MM. Rapat paripurna yang dijadwalkan dimulai pukul 14.00 Wita sempat molor menunggu kedatangan sejumlah anggota DPRD. H.Hengky Yasin sendiri sudah tiba sejak pukul 14.20 Wita dan menunggu di ruang Ketua DPRD, Muhammad Rijal, sebelum rapat resmi dibuka pukul 15.05 Wita.
Saat memasuki ruang rapat paripurna, H.Hengky Yasin menyalami dan menyapa anggota DPRD Takalar. Sejumlah fraksi kemudian menyampaikan pandangan umum dan catatan penting terhadap rancangan APBD 2026.
Fraksi Gerindra melalui Israwati menekankan pentingnya APBD 2026 menjadi instrumen pemerataan pembangunan. “Semoga APBD 2026 benar-benar menjawab persoalan di masyarakat dan menjadi alat distribusi keadilan,” ujarnya bersemangat. Gerindra juga meminta agar proyeksi pendapatan daerah dihitung lebih akurat dan layanan dasar seperti jalan serta kesehatan mendapatkan porsi anggaran memadai.
Fraksi PPP yang diwakili Hj. Dawati Sarri menyoroti penguatan ekonomi masyarakat. Ia meminta pemerintah daerah memprioritaskan anggaran untuk UMKM, peningkatan produktivitas pertanian, dan sektor perikanan. “Dengan demikian, ekonomi lokal dapat tumbuh stabil dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” tegasnya saat membacakan pandangan fraksi.
Adapun Fraksi PKS melalui juru bicara Ibarahim Bakri menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan berbasis data. Menurutnya, kebijakan tanpa data valid ibarat langkah tanpa kompas. “Dengan data yang kuat, arah pembangunan akan lebih presisi, transparan, dan terukur sehingga potensi kebocoran dapat diminimalisir,” ucapnya.
Menanggapi pandangan fraksi, Wakil Bupati Takalar, H.Hengky Yasin menyampaikan apresiasi atas masukan konstruktif DPRD. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memperbaiki akses layanan kesehatan, meningkatkan infrastruktur, serta mengoptimalkan belanja yang tepat sasaran. “Seluruh saran ini merupakan wujud komitmen bersama dalam pembangunan Takalar,” ujarnya
Orang Nomor 2 Takalar ini juga menyampaikan harapan kepada bapak Bupati H. Mohammad Firdaus Daeng Manye agar seluruh pihak mengawal pelaksanaan APBD 2026 secara konsisten. “Kami mengimbau pihak eksekutif untuk memanfaatkan program dan kegiatan yang telah disepakati demi kepentingan masyarakat Takalar,” tutupnya sambil menatap jajaran anggota DPRD.
Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan Ranperda APBD sebesar Rp1,033 triliun resmi disepakati. 2026 oleh Wakil Bupati Takalar dan Ketua DPRD Takalar, H.Muhammad Rijal
Suherman Tangngaji











