BeritaDaerah

PT. Pamungkas Putra Keynara Prioritaskan Kesejahteraan dan Kebersihan Lingkungan di Area Tambang Pasir

×

PT. Pamungkas Putra Keynara Prioritaskan Kesejahteraan dan Kebersihan Lingkungan di Area Tambang Pasir

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonesi.id, || SERANG — Aktivitas pertambangan pasir di wilayah Batu Kuda yang dikelola oleh PT. Pamungkas Putra Keynara terus menuai perhatian publik.

Dalam pernyataan terbarunya, Humas PT. Pamungkas Putra Keynara, Rustam Effendi, menegaskan komitmen perusahaan untuk menciptakan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat sekitar, baik dalam aspek ekonomi maupun lingkungan.

Click Here

Kami hadir di sini tidak semata-mata mengejar keuntungan, tetapi ingin memberikan kemaslahatan bagi masyarakat luas.

Harapan terbesar kami adalah membuka lapangan pekerjaan dan memanfaatkan lahan dengan sebaik-baiknya,” ujar Rustam Effendi dalam keterangannya, Sabtu (04/10/2025).

Rustam juga menekankan bahwa seluruh aktivitas perusahaan telah mengantongi perizinan yang lengkap dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Kalau soal izin, kami tidak akan berani beroperasi tanpa dokumen yang sah dari pihak berwenang, semua sudah lengkap dan sesuai regulasi,” tegasnya.

Terkait keluhan warga mengenai debu pasir di sekitar area tambang, Rustam menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil sejumlah langkah untuk mengurangi dampak tersebut.

Kami menyadari adanya keluhan soal debu, itu bisa terjadi karena intensitas kegiatan yang tinggi dan kondisi cuaca. Tapi kami tidak tinggal diam.

“Ada tim kebersihan yang rutin menyapu jalan, sebagai bentuk komitmen kami menjaga lingkungan,” tambahnya.

Tim kebersihan yang terlibat dalam kegiatan tersebut merupakan hasil kesepakatan antara pihak perusahaan dan masyarakat, terutama mereka yang beraktivitas di area Batu Kuda.

Rustam menyebut, kegiatan ini menjadi simbol kepedulian bersama terhadap lingkungan.

Yang menyapu jalan itu berasal dari warga lokal. Mereka mulai dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore, tergantung kondisi jalan.

“Kalau jalan bersih, mungkin tidak terlalu intens, tapi prinsipnya tetap menjaga kebersihan,” ujar Rustam.

Mengenai kompensasi, Rustam menyatakan bahwa meskipun bukan dalam bentuk gaji tetap, warga yang membantu dalam kegiatan kebersihan tetap menerima upah yang pantas.

“Insya Allah ada upahnya, walau tidak besar, tapi mudah-mudahan berkah dan bermanfaat,” katanya.

Menutup pernyataannya, Rustam menegaskan bahwa setiap langkah dan kebijakan perusahaan selalu dilandasi musyawarah bersama seluruh pihak yang terlibat.

“Kami tidak pernah membuat keputusan sepihak, semua dibahas bersama, dicari solusinya bersama. Kalau ada kekurangan, kami terbuka dan terus berupaya memperbaikinya,” tutupnya.

Bagindo Yakub.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *