Maros, Sulsel – Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, bersama Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sulselbar, terjun langsung dalam kegiatan konservasi mangrove di pesisir Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Minggu (31 Agustus 2025).
Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi antara Polres Maros dan Badko HMI Sulselbar dalam menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem pesisir.
Dengan semangat kebersamaan, Kapolres Maros dan anggota HMI Sulselbar tanpa ragu “lumpur-lumpuran” saat menanam bibit mangrove di pesisir pantai. Suasana akrab terlihat jelas saat aparat kepolisian dan mahasiswa bergotong royong menanam ratusan bibit mangrove dalam kegiatan bertajuk “Menjaga Pesisir, Menjaga Kehidupan”.
Kapolres Maros menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah upaya nyata untuk menjaga kelestarian alam sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan elemen pemuda, khususnya HMI.
“Konservasi mangrove ini sangat penting untuk keberlangsungan hidup ekosistem laut dan lingkungan sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan semangat gotong royong antara Polres Maros dan HMI Sulselbar,” ujar AKBP Douglas Mahendrajaya.
Ketua Badko HMI Sulselbar, Asrullah Dimas, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam mengampanyekan gerakan peduli lingkungan, terutama di wilayah pesisir. Ia menambahkan bahwa keterlibatan Polres Maros semakin memotivasi para kader HMI untuk terus aktif dalam gerakan sosial dan pelestarian alam.
Masyarakat sekitar juga memberikan apresiasi atas kegiatan ini dan berharap penanaman mangrove dapat dilakukan secara berkelanjutan, sehingga dapat mencegah abrasi dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
(Syahid)











