TAKALAR – Pemerintah Desa Bontomarannu, Kecamatan Galesong Selatan (Galsel), Kabupaten Takalar, menggelar kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) terkait penginputan pemutakhiran Data Indeks Desa Membangun pada Jumat, 9 Mei 2025. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mengukur kemajuan desa dengan sebuah angka
Kegiatan ini berlangsung di aula kantor desa dan dihadiri oleh perwakilan Camat Galesong Selatan dalam hal ini diwakili Kasi Trantib Baharuddin Tjalla atau yang biasa dikenal Daeng Awe. Kepala Desa Bontomarannu Muhammad Nasir Dg Gading, para perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang berbasis data.
Dalam sambutannya Daeng Awe selaku perwakilan Camat Galesong Selatan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Bontomarannu atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya validitas data dalam setiap proses pembangunan, karena data yang akurat menjadi pondasi untuk merumuskan program yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Kegiatan ini sangat penting, apalagi di era digitalisasi seperti sekarang. Data adalah aset. Kalau kita bisa memperbaharui dan menginput data dengan baik, maka semua program pembangunan akan lebih terarah dan tepat sasaran,” ujar Daeng Awe.
Sementara itu, Kepala Desa Bontomarannu, Muhammad Nasir Dg Gading, berharap agar seluruh peserta bimtek dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Ia menekankan bahwa kemampuan perangkat desa dalam memahami dan mengolah data IDM ini sangat menentukan status Desa karna kita targetkan Desa BONTOMARANNU tahun depan sudah menjadi Desa Mandiri
“Kami ingin seluruh perangkat desa benar-benar memahami proses penginputan data. Dengan begitu, hasilnya bisa menjadi acuan penting dalam mengambil keputusan, menyusun program kerja, dan tentunya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Bontomarannu berharap sistem informasi desa dapat semakin diperkuat dan pelayanan publik kepada masyarakat bisa lebih optimal. Pemutakhiran data yang dilakukan secara berkala akan menjadi salah satu upaya dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan desa.
Suherman Tangngaji











