Sekilas Indonesia, Banten – Alih-alih berargumentasi terkait polemik jabatan Pj Sekda Provinsi Banten, semua ramai berkomentar termasuk para pakar dan ahli administrasi.
Banyak versi narasi dan argumentasi yang saling menguatkan kepentingan masing-masing, namun mereka bahkan para pejabat termasuk Pj Gubernur Banten mungkin terlupa perihal pertanggungjawabannya terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa.
Hadits Sahih Riwayat al-Bukhari: 4789
Dari Abdullah, Nabi ﷺ bersabda: Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang imam adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang laki-laki adalah pemimpin atas keluarganya dan ia akan dimintai pertanggungjawabannya.
Selaku sesama muslim, Ketua 1 PBMA yang juga Founder ADAB Institute mengingatkan jika Banten sebagai Provinsi terus berpolemik maka tidak akan terwujud produktifitas bagi kesejahteraan bersama terutama untuk rakyat Banten. Semua bisa bersaksi bahkan berdalih sesuai kepentingannya, bahkan manusia bisa saling menipu tapi tidak dengan Allah.
وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ شَهِيدًا
Fakta ironis lain terkait Banten sebagai Provinsi adalah banyaknya puluhan jabatan kosong yang kemudian hanya di Plt-kan, dalih apapun atas pembenaran fakta tersebut adalah unlogic dan sangat tidak masuk akal sehat.
Maka dari itu mari semua stakeholder, pemangku kebijakan di Banten bersama berjuang mewujudkan cita-cita Kesejahteraan Banten pasca terlepas dari Jawa Barat dapat segera tercipta dengan kekompakan dan soliditas semua tanpa debat kusir tak penting, pungkas Adi.











