MUNA-Kader Nasional Partai PDI Perjuangan, La Ode Umar Bonte dengan tegas mendukung pasangan La Ode M. Rajiun Tumada dan H. La Pili pada Pilkada Muna tanggal 09 Desember 2020 nanti.
Perlu diketahui, Partai PDI Perjuangan merekomendasikan dukungannya pada pasangan Rusman dan Bahrun. Namun La Ode Umar Bonte menyampaikan jika pasangan Rusman dan Bahrun hanya mendapatkan “Kasing” PDI Perjuangan karena isi dalamnya yakni para pengurus PAC PDI Perjuangan mendukung pasangan Rajiun dan H. La Pili.
Pernyataan yang sama disampaikan oleh Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Muna, La Ode Rafiudin bahwa dari 22 PAC PDI Perjuangan Muna 20 PAC PDI Perjuangan Muna mendukung full pasangan Rajiun dan H. La Pili pada Pilkada Muna 2020.
Dalam orasi politiknya, La Ode Umar Bonte mengungkapkan jika dirinya bersama tokoh Partai PDI Perjuangan Sultra, La Ode Rifai mendukung pasangan La Ode M. Rajiun Tumada dan H. La Pili. “Kubu sebelah hanya mendapatkan “Kasing” PDI Perjuangan karena Rajiun dan La Pili bersama rakyat Muna. Saya mendukung RAPI dan ditambah dengan dukungan Pak Rifai, Insya Allah RAPI memenangkan Pilkada Muna tahun ini dan mengalahkan kekuasaan dinasti kekuasaan Ridwan Bae di Muna,” ujar Umar Bonte saat berorasi di Kecamatan Kontunaga, Rabu (21/10/2020).
Lanjutnya, kekuasan Oligarki Ridwan Bae yang sudah 20 tahun di Kabupaten Muna harus dilawan. “Sudah 20 tahun kekuasaan oligarki yang bangun Ridwan Bae harus kita lawan. Muna harus bangkit, jangan mereka-mereka itu saja memimpin Muna. Dari dokter, rusman dan nantinya direncanakan anaknya di Muna dan di Muna Barat. Ini namanya dinasti kekuasaan oligarki yang dibangun. Jadi mari kita lawan dengan mendukung dan memilih pasangan Rajiun dan La Pili untuk memutus mata rantai oligarki kekuasaan Ridwan,” ucapnya.
Selain itu Umar Bonte menjelaskan terkait pernyataan Ridwan Bae disalah satu media bahwa Rajiun lah yang membangun kekuasaan oligarki di Muna Barat merupakan pernyataan yang “gagal paham” akan pengertian oligarki.
“Ridwan katakan Rajiun bangun kekuasaan oligarki di Mubar karena adikknya Rajiun menjadi Ketua DPRD dan Rajiun menjadi Bupati. Ini kan lucu, dimana konteks oligarkinya Rajiun. Adiknya jadi ketua DPRD Mubar bukan ditunjuk oleh Bupati, adiknya jadi ketua DPRD karena rekomendasi dari Partainya berbeda dengan oligarki kekuasaan Ridwan. Mereka sudah merencanakan untuk menduduki kekuasaan di Muna. Dari dokter, Rusman dan sekarang mendukung Rusman dan nantinya merencanakan dan mendorong anaknya Wa Ode Rabiah di Muna serta Iksan di Mubar. Ini baru dikatakan oligarki yang sebenarnya, jangan menuduh orang lain justru kekuasaan oligarki mereka ini sudah 20 tahun di Muna. Maka, mari kita lawan oligarki kekuasaan, jangan biarkan kekuasaan dinasti mereka bertahan di Muna. Hanya dengan memilih dan mendukung Rajiun dan La Pili Muna akan bangkit dan maju,” tuturnya.
Reporter: Sacriel











