PASANGKAYU – Panitia Pemungutan Suara (PPS) sebelum turun bertugas melakukan Verifikasi Faktual (Verfak) ke pemilik Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) sebagai dukungan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) perseorangan Abdullah Rasyid dan M Yusri Nur.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasangkayu melakukan Rapid test untuk memastikan seluruh PPS dan tim Verfak bebas Covid-19 saat bertugas Verfak.
Ketua KPU Pasangkayu, Syahran Ahmad mengatakan, seluruh anggota PPS wajib di Rapid test Covid-19 sebelum turun kelapangan untuk melakukan Verfak ke pemilik KTP-El.
“Ketika ada tidak melakukan Rapid test, maka tidak bisa mengikuti seluruh tahapan Pilkada 2020, karena itu sudah standar yang diterapkan oleh KPU RI ditengah pandemi ini,” ungkapnya.
Setelah dilakukan Rapid test, Syahran katakan, ada satu PPS yang dinyatakan reaktif menurut tim Covid-19, sehingga Dinas Kesehatan Pasangkayu mengambil alih hasil (Rapid test-red) saudara inisial R untuk segera dilakukan Swab test.
“Kita sudah komunikasi saudara R melalui via telponnya, memberikan support agar tidak larut dalam kondisi yang dialaminya serta meminta kedia agar patuh pada Protokol Kesehatan pencegahan Covid-19 dengan melakukan isolasi mandiri dan kami juga berdoa semoga hasil Swabnya Negatif, sehingga dapat melakukan aktifitasnya kembali sebagai PPS diwilayahnya,” ujarnya.
Ditemui diruangannya, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Heriyansah mengatakan, Rapid test ini dilakukan demi memastikan seluruh PPS dan tim Verfak bebas dari Covid-19 sebelum bertugas dilapangan untuk menemui pemlik KTP-El.
Rapid test di bagi 4 zona yaitu zona pertama Pasangkayu, Pedongga, Tikke Raya di laksanakan di aula kantor KPU Pasangkayu, zona kedua Bambalamotu, Bambaira, Sarjo di UPT Puskesmas Bambalamotu, zona ketiga Sarudu, Dapurang, Duripoku di UPT Puskesmas Sarudu dan zona keempat Baras, Bulutaba, Lariang di UPT Puskesmas Lariang.
“Dari 196 PPS, 1 orang dinyatakan reaktif dan 7 orang tim Verfak harusnya di Rapid test Covid-19 namun, 5 orang sedang berada di luar daerah yaitu dari Dusun Letawa Kecamatan Sarjo, Dusun Karya Bersama Kecamatan Pasangkayu, Dusun Pedanda Kecamatan Pedongga, Dusun Lariang Kecamatan Tikke Raya, Dusun Sarudu Kecamatan Sarudu, sedangkan 2 orang lagi dari Dusun Ompi Kecamatan Bulutaba tidak ikut Rapid tes dengan alasan cuaca (hujan), jadi sebanyak 189 ikut Rapid test,” jelasnya, belum lama ini.
Reporter : Roy Mustari.











