DaerahHuKrim

Kantor BPN Gowa Rawan Calo, Diduga Bermain dengan Orang Dalam

×

Kantor BPN Gowa Rawan Calo, Diduga Bermain dengan Orang Dalam

Sebarkan artikel ini

GOWA, SEKILASINDO.COM- Warga Palangga, Daeng Rate, keluhkan sertifikatnya yang belum terbit hingga saat ini, padahal dia sudah dua tahun menunggu untuk penerbitan sertifikatnya.

Menurut Daeng Rate, dia membuat sertifikat itu melalui Daeng Tobo, penjual kopi, di samping kantor BPN Gowa.

Click Here

Saat itu Daeng Rate, disuruh bayar ke Daeng Tobo, untuk pengurusannya sebesar Rp.5 juta setelah itu dimintai lagi Rp.1,3 juta.

Tapi sampai sekarang ini, dinantikan sudah dua tahun, sertifikat tak kunjung selesai.

“Bahkan nomer kontaknya saja, dihubungi tidak pernah aktif hpnya. Padahal ada orang didalam yang kerja di BPN Gowa, dia mau urus sertifikat saya, tetapi dia suruh membayar saya, Rp.5 juta,” bebernya.

Nanti katanya, dia akan ke warung kopi, minta uangnya yang pernah dia kasih ke Daeng Tobo, dan akan dikasih sama orang didalam yang janji mau urus sertifikat itu.

Daeng Rate juga menjelaskan bahwa Daeng Tobo itu pensiunan dari BPN Gowa dan ada anaknya dua orang kerja didalam.

Sementara Kepala Badan Pertahanan Nasional (BPN) Gowa, H.Awaludin, yang dikonfirmasi mengakui dia sudah tahu yang namanya Daeng Tobo itu, penjual kopi di samping kantor BPN Gowa.

“Memang sudah banyak orang, yang usulkan warung itu digusur saja, tetapi saya tidak ada kewenangan, karena itu tanah punya pemda, ada sertifikatnya. Seharusnya pemda saja yang gusur. Hanya kemungkinan masih ada politiknya,” katanya. Selasa (15/10)

Awaludin juga menyampaikan bahwa anaknya memang kerja disini, tapi udah dikasih pindah ke tata usaha, yang tadinya di loket pelayanan sekarang dia sudah di TU.

“Seharusnya masyarakat, kalau mau mengurus sertifikat langsung mendaftar di loket, jangan sama orang di luar,” pungkasnya.

(Shanty)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *