Daerah

Akibat Beli Mobil Operasional Seharga 1,9 Miliar Aktivis Kembali Desak Bupati untuk Turun dari Jabatannya

×

Akibat Beli Mobil Operasional Seharga 1,9 Miliar Aktivis Kembali Desak Bupati untuk Turun dari Jabatannya

Sebarkan artikel ini

PANDEGLANG, SEKILASINDO.COM – Bupati Pandeglang, Irna Narulita, belakangan ini jadi perbincangan hangat di kalangan netizen dari berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Pandeglang.

Perbincangan itu, bukan sanjungan melainkan kecaman dan tudingan bahwa Bupati Irna Narulita dinilai sudah mencederai hati rakyatnya.

Click Here

Diketahui sebelumnya, bencana alam yang telah menimpa kabupaten Pandeglang, membuat ratusan rumah warga hancur serta banyak mayat yang meninggal dunia akibat terjangan ombak tsunami.

Namun sayangnya Pemkab Pandeglang seperti tak mau dengar semua keluhan masyarakat saat ini. Malah Dana APBD dikabarkan telah dibelanjakan untuk keperluan pihaknya.

Selain itu, masyarakat juga masih mengeluhkan kondisi infrastruktur di Kabupaten Pandeglang, bahkan ada pasien yang harus ditandu untuk ke Puskesmas akibat jalan yang dilalui tidak bisa diakses menggunakan kendaraan.

Ironisnya Bupati Pandeglang justru malah membeli kendaraan dinas dengan harga yang fantastis.

DiKetahui Kendaraan Operasional milik Bupati Pandeglang yang mencederai hati rakyat Pandeglang saat ini bermerek mobil Toyota Land Cruiser Prado seharga Rp1,9 miliar. Padahal Bupati Pandeglang sudah memiliki kendaraan dinas mewah yakni Toyota Vellfire.

“Dimana hatimu wahai pejabat ku, apakah engkau tak pedulikah dengan kami, kami masyarakat nelayan teluk, ini butuh bantuan pemerintah bukannya kami yang di dahulukan malah engkau membeli kendaraan untuk kepentinganmu bukan untuk kepentingan masyarakat,” ujar nelayan teluk korban bencana tsunami 22 Desember 2018 lalu yang merasa dirinya hingga kini belum menerima perhatian dari pemkab Pandeglang.

Bahkan Aksi Demo kembali terulang oleh Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Pandeglang dengan mendatangi kantor Bupati Pandeglang, Kamis (14/03/19).

Puluhan mahasiswa, melakukan aksi unjuk rasa memprotes pembelian Kendaraan Dinas (Randis) Bupati Pandeglang Irna Narulita seharga 1,9 Milyar. Mereka menuntut, agar Randis Bupati untuk dilelang saja

Sekretaris Cabang PC PMII Kabupaten Pandeglang, Yandi Isnendi, sekaligus Kordinator Lapangan (Korlap) saat aksi unjuk rasa mengatakan, pembelian Randis mewah tersebut, merupakan bentuk penghianatan Bupati Pandeglang Irna Narulita, kepada masyarakat Kabupaten Pandeglang.

“Dengan ini, kami mendesak Bupati Pandeglang Irna Narulita, untuk melelang kembali Randis mewahnya, karena masih banyak persoalan di Kabupaten Pandeglang yang sangat penting. Seperti pembangunan pemerataan infrastruktur jalan, peningkatan pendidikan, pelayanan kesehatan, peningkatan perekonomian dan masih banyak lagi, yang membutuhkan anggaran. Ini malah membeli Randis mewah seharga 1,9 Milyar,” tegasnya.

Kata Yandi, perbuatan seperti ini, merupakan bentuk sebuah penghianatan kepada masyarakat Kabupaten Pandeglang.

Menurutnya, Para pejabat Pemda Pandeglang, Bupati Pandeglang, serta anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Pandeglang, sudah jelas melakukan penghianatan kepada masyarakat Pandeglang. Mereka sama sekali tidak memikirkan nasib masyarakat Pandeglang. Ini merupakan bentuk penghianatan kepada masyarakat

“Kami dari PC PMII Kabupaten Pandeglang, beserta kawan kawan pergerakan mahasiswa lainnya, akan kembali menyuarakan aspirasi masyarakat dengan masa yang lebih banyak. Apabila, Bupati Pandeglang Irna Narulita tidak menggubris aspirasi masyarakat ini,” tutupnya (Hadi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *