Sekilasindonesia.id BANGKA BELITUNG — Menyalip kendaraan lain menjadi salah satu manuver yang sering dilakukan pengendara sepeda motor di jalan raya. Namun, kesalahan saat menyalip kerap menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas.
Melalui kampanye #Cari_Aman, Honda mengingatkan pengendara pentingnya menerapkan teknik menyalip yang aman dan sesuai aturan.
Kampanye keselamatan berkendara ini digelar untuk meningkatkan kesadaran pengendara sepeda motor agar lebih waspada saat melakukan manuver menyalip, terutama di jalan umum dengan arus lalu lintas padat.
“Menyalip bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga soal perhitungan, etika berkendara, dan kepatuhan terhadap rambu lalu lintas. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal,” ujar perwakilan Honda dalam keterangannya.
Honda menegaskan, menyalip harus dilakukan pada kondisi jalan yang aman dan memiliki jarak pandang jelas.
Pengendara juga diminta tidak memaksakan diri menyalip di area terlarang seperti tikungan, tanjakan, garis marka tidak terputus, serta dekat persimpangan.
Selain itu, penggunaan lampu sein dinilai krusial sebagai sinyal kepada pengguna jalan lain sebelum dan sesudah menyalip. Honda juga mengingatkan pengendara menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan serta menghindari akselerasi berlebihan saat menyalip.
“Kewaspadaan terhadap kendaraan dari arah berlawanan dan kondisi sekitar wajib diperhatikan sebelum kembali ke jalur semula,” lanjutnya.
Honda menilai, penerapan kebiasaan menyalip yang aman akan membuat perjalanan lebih nyaman sekaligus menekan risiko kecelakaan. Melalui kampanye #Cari_Aman, Honda berkomitmen terus mengedukasi masyarakat guna membangun budaya berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab di jalan raya.
Redaksi.











