Daerah

Hoax, Warga Pandeglang Positif Tertular Virus Corona

×

Hoax, Warga Pandeglang Positif Tertular Virus Corona

Sebarkan artikel ini

 

PANDEGLANG – Kecerdikan pembuat hoax mencampurkan informasi setengah legit, menyelipkan informasi palsu, dan mengeditnya membuat banyak korban yang menerima hoax ini percaya dan ikut menyebarkan dengan sukarela.

Click Here

Konyolnya, ada yang kreatif menambahkan poin-poin dan tambahan daerah yang mengandung potensi COVID-19 makin bertambah panjang.

Seiring dengan makin memuncaknya isu virus corona atau COVID-19, dapat dipastikan hoax ini bisa makin berkembang dan membelah diri seperti virus.

Sepert isu warga Jiput dan Cikesik beredar di grup whatsapp sempat viral, Dalam percakapan itu terdapat potongan chat grup dengan informasi adanya dua pasien asal Jiput dan Cikeusik positif corona. Pasien yang dari Jiput disebut-sebut neneknya setelah pulang dari malaysia positif terkena virus corona sedangkan pasien yang dari kecamatan Cikeusik pulang dari Taiwan juga positif corona, semua kabar yang beredar di grup-grup whatsapp itu tidak benar alias hoax.

Menanggapi isu yang viral di media sosial pihak puskesmas Jiput melalui Dr. Lia mengatakan.

“Memang ada kluarga pasien yang berobat ke puskesmas Jiput keluhanya demam, batuk, sesak, sebenarnya pasien itu belum di katakan corona cuma karena si pasien tersebut ada kontak dengan neneknya yang datang dari luar yaitu malaysia jadi si pasien itu belum di katakan positif corona hanya dalam pengawasan karena keluhan corona hampir mirip dengan penyakit ispa karena pernah ada kontak dengan orang yang datang dari malaysia kami masukan ke dalam pemantauan ODP namanya untuk d lakukan pemantauan lebih lanjut, untuk di nyatakan corona itu bnyak pemeriksaan seperti darah dan itu hasilnya belum ada, jadi si pasien sedang pengawasan karantina atau pengawasan 14 hari di rumah sakit berkah pandeglang, jadi buat masyarakat jangan panik tapi tetap waspada karena belum ada sumbernya yang mengatakan positif corona, si neneknya yang baru pulang dari malaysia hanya di suruh berdiam diri di rumah jika memang ada keluhan dia gak mungkin lolos di bandara karena di bandara juga punya alat scrining juga,” jelas dr Lia. Rabu 18/3/2020.

Kapolsek Jiput AKP Riadi mengatakan,

“Kalau isu kemarin yang beredar di media sosial menyatakan positif corona itu tidak benar/hoax, dokter yang menangani di Pandeglang itu menyatakan ada keterbelakangan gizi buruk, untuk mengatakan corona itu sedang pengecekan selama 14 hari,” katanya.

“Makanya Dr lia mengadakan klarifikasi karena yang mengatakan corona atau tidak itu harus di karantina dulu selama 3 hari itu dokter rumah sakit yang ada di jakarta kalau rumah sakit pandeglang menyatakan kondisi anak itu bagus hanya gizi buruk aja, saya tidak menyatakan corona atau tidak menunggu proses penanganan dokter yang ada di jakarta selama 14 hari termasuk keluarganya yang pulang dari malaysia itu aja, Saya menghimbau pada masyarakat agar tetap tenang dan tetap waspada, serahkan diri pada Allah,” pungkasnya.

Reporter: Ade M

Eksplorasi konten lain dari Sekilas Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan Membaca

%d