Daerah

Danrem 141/TP Hadiri Tanam Perdana Cetak Sawah Baru 2019 Kabupaten Bone

×

Danrem 141/TP Hadiri Tanam Perdana Cetak Sawah Baru 2019 Kabupaten Bone

Sebarkan artikel ini

BONE, SEKILASINDO.COM — Pemerintah kabupaten Bone hari ini menggelar tanam perdana cetak sawah baru tahun 2019 dan mendukung luas tambah tanam (LTT) pada musim tanam bulan April hingga September di Kelurahan Ceppaga Kecamatan Libureng, Bone, Kamis (26/09/2019).

Kegiatan Ini Juga dihadiri oleh Danrem 141/Tp Kolonel Inf Suwarno, S.AP.

Click Here

Kedatangan Danrem disambut hangat oleh Bupati Bone Drs H. A. Fahsar Mahdin Padjalangi, M. Si.

Turut hadir Kasrem 141/Tp Letkol Inf Bobbie Triyantho, Kapolres Bone diwakili oleh Kabagren Polres Bone Kompol Andi Monang, Dandim 1407/Bone diwakili oleh Pasi Ter Kapten Inf Kamaruddin
Dandenpom XIV/1 diwakili oleh Wadan Denpom XIV/1 Mayor Cpm Rudy Harsono. Para Kabalakrem 141/Tp, Kepala Dinas tanaman pangan dan Holtikultura Provinsi Sulawesi Selatan diwakili oleh Ka SSP Prov. Sulsel Bapak Ir. Arfain, M.si, serta para Pimpinan OPD.

Menurut kepala dinas Pertanian Bone Ir.H. Sunardi Nurdin, MSi menuturkan ada beberapa program strategis yang dilakukan untuk peningkatan produksi dan produktivitas padi di Kabupaten Bone di antaranya adalah kegiatan perluasan sawah (cetak sawah) yang dimulai sejak tahun anggaran 2014, kemudian 2016 telah berhasil Mencetak Sawah Baru seluas 1.400 HA di 17 Kecamatan.

Lanjutnya, untuk anggaran 2017, sebanyak 86 kelompok Tani penerima Manfaat, “kita berhasil lagi mencetak sawah baru seluas 1.000 HA yang tersebar di 11 Kecamatan 31 desa dan 52 kelompok tani penerima manfaat. Kemudian pada tahun 2018 kita berhasil Mencetak Sawah Baru seluas 550 HA. yang tersebar di 6 Kecamatan dan 25 kelompok tani menerima manfaat,” urainya.

“Dan alhamdulillah pada tahun anggaran 2019 ini Kabupaten Bone menargetkan kegiatan yang sama dengan volume fisik seluas 700 HA. yang tersebar di 6 Kecamatan dan 29 kelompok tani menerima manfaat . Selanjutnya ada cadangan pencetakan Sawah Baru 2.112 HA yang sudah melaksanakan tahap survei investigasi dan desain (SID) yang menunggu hasil verifikasi kelayakan dari Menteri pertanian,” tutupnya.

Eksplorasi konten lain dari Sekilas Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan Membaca

%d