DaerahHuKrimPolitik

Pasca di Turunkan Balihonya, Nama Rajiun Menjadi Viral dan Tranding Topik di Medsos

×

Pasca di Turunkan Balihonya, Nama Rajiun Menjadi Viral dan Tranding Topik di Medsos

Sebarkan artikel ini

MUNA, SEKILASINDO.COM- Lagi-lagi Pemerimtah Daerah Kabupaten Muna melalui Badan Satun Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Muna kembali melakukan penurunan baliho La Ode M Rajiun Tumada di beberapa titik di wilayah Muna.

Click Here

Melaui pemberitaan dari media online PortalSulawesi.com, Pemda Kabupaten Muna melalui Kabid Trantib Sat Pol PP Muna Asgar Arianto mengatakan penertiban hari ini kita lakukan, ada sembilan baliho LM Rajiun Tumada yang terletak dibeberapa tempat di Kecamatan Katobu dan Bata Laiworu.

“Penertiban baliho yang Sat Pol PP Muna lakukan pertama dua baliho, kedua depan dirumah Anwar Halis, rumah bang Ula, di penang, di rosida tiga baliho dan lorong kejaksaan, jadi jumlahnya sembilan baliho LM Rajiun Tumada diturunkan,” kata Asgar.
Dia melanjutkan, Saat ini penurunan baliho, minimal kita lakukan di areal kota raha dulu, selanjutnya nanti kita akan lakukan di tempat lain.

“Sat Pol PP Muna turun melakukan penertiban sesuai surat perintah, tidak mungkin kita akan turun tanpa surat perintah,” ungkapnya.

Dari pantaun media SekilasIndo.com, pasca penurun dan pemberitan penurunan baliho La Ode M Rajiun Tumada di beberapa wilayah di Muna yakni Kota Raha menjadi tran topik diskusi dan pembicaraan masyarakat Muna di Media Sosial (Medsos) salah satunya di Facebook.

Terlihat di Facebook banyak status masyarakat Muna maupun Muna Barat memposting foto serta menulis sebuah status terkait penurun baliho La Ode M Rajiun Tumada. Yang menariknya postingan dan status masyarakat ada yang pro dan kontra.

Makin banyaknya masyarakat Muna mendiskusikan baliho Rajiun di Mensos, sadar dan tidak sadar nama La Ode M Rajiun Tumada menjadi viral dan menjadi tran topik.

“Ini sangat menguntungkan Rajiun, namanya Rajiun makin menjadi viral, populer dan dikenal. ujar, Wakil Ketua KNPI Sultra, Bidang Olahraga La Ode Maliki, Jumat (30/08/2019).

Terkait penurunan baliho Rajiun, Maliki menyebut Pemda Muna terlalu berlebihan dan bentuk keresahan Petahana. “Seharusnya Petahana bekerja dan membangun saja tidak usah ambil pusing tentang baliho. Kan pada akhirnya Rakyat yang melihat siapa yang layak gitu. imbuhnya.

9

Perlu diketahui kata La Ode Maliki, kejadian penurun baliho ini memberikan keuntungan bagi La Ode M Rajiun Tumada karena nama beliau menjadi populer. “Ini sangat menguntungkan Rajiun, namanya menjadi viral dan populer. Sekarang Survey lagi berjalan, otomatis popularitas Rajiun makin tinggi. Sekali lagi saya bilang, ini sangat menguntungkan Rajiun, nama beliau menjadi viral dan populer. bebernya.

Untuk diketahui bersama inilah gambar status pro kontra masyarakat Muna di Facebook membicarakan terkait Baliho La Ode M Rajiun Tumada di Muna.

(Acriel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *